Thursday , 30 January 2020
Home » Bandung Raya » 2019, Diskar PB Kota Bandung Klaim Selamatkan Aset Masyarakat Rp 807 Miliar

2019, Diskar PB Kota Bandung Klaim Selamatkan Aset Masyarakat Rp 807 Miliar

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung Dadang Iriana

JABARTODAY.COM – BANDUNG Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung Dadang Iriana mengatakan, Diskar PB berhasil menyelamatkan aset masyarakat Kota Bandung ratusan miliar rupiah. Total aset masyarakat yang berhasil diselamatkan Diskar PB hingga 19 Desember 2019 mencapai Rp 807.676.534.400.

“Alhamdulillah kita dapat menyelamatkan aset masyarakat selama tahun 2019, sekira Rp 807 miliar,” kata Dadang, saat ditemui di ruang kerjanya, di Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Jumat (20/12).

Dadang menjelaskan, jumlah aset masyarakat yang berhasil diselamatkan terdampak peristiwa kebakaran tahun 2019 sampai pertanggal 19 Desember 2019 ; sebanyak 196 kejadian kebakaran bangunan, 69 kebakaran semak belukar (alang-alang), dan 9 kejadian di Kabupaten Bandung.

Total kerugian aset masyarakat yang tak dapat diselamatkan akibat bencana kebakaran oleh Diskar PB Kota Bandung pada tahun 2019 mencapai Rp 39.283.700.000,-.

“Aset masyarakat yang berhasil diselamatkan, diserahkan, dan dikembalikan langsung di tempat kejadian. Tidak ada barang yang dibawa terlebih dahulu ke markas Diskar PB,” terangnya.

Dadang mengungkap, pada 2019 Diskar PB berhasil menyelamatkan peristiwa atau kejadian di masyarakat melalui animal rescue, diantaranya penanganan kucing 50 kali, ular (38), sarang tawon (178), kera/monyet (5), burung (1), musang (5), biawak (2), kukang (1), dan bunglon (1).

Sedangkan untuk human rescue, lanjut Dadang, meliputi penanganan orang masuk sumur 13 kali, kaki anak kejepit 1 kali, penanganan cincin susah dilepas dari jari 14 kali, penanganan tangan anak tertancap pada pagar besi 1 kali, pencarian orang tenggelam (SAR) 3 kali, penanganan orang tersengat listrik 1 kali, penanganan orang terjebak pada bangunan ambruk 1 kali, dan penanganan anak terkunci 1 kali.

Sementara itu, untuk kecelakaan Lalu lintas sekira 8 peristiwa, pohon tumbang 12 kali, longsor 4 kali, dan lain-lain 30 kali, yang meliputi, penanganan kabel melintang, canopy roboh, gerbang terkunci, serta penanganan drone.

“Jumlah penyelamatan bencana dan evakuasi, yang berhasil ditangani seluruhnya 351 kali. Dasar penanganan peristiwa atas pengaduan di emergensi,” pungkas Dadang. (edi)