PDIP Harus Jadi Partai Pelopor, Jangan Pragmatis

  • Whatsapp
Gowes bersama PDI Perjuangan Kota Bandung, Minggu (28/2/2021). (jabartoday/eddykoesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung Achmad Nugraha menegaskan, untuk menjadi partai pelopor, PDI Perjuangan harus menerapkan strategi tata kelola partai yang sungguh-sungguh bukan menjadi partai yang pragmatis. Hal ini, akan wujudkan kader yang tangguh dan teladan bagi masyarakat.

“Partai pelopor ini menjadi target PDI Perjuangan dalam mensejahterakan rakyat dan memerangi kemiskinan. Jangan sampai berpolitik dengan cara-cara pragmatis. Menjadi politisi yang hanya sibuk mengobok-obok rakyat, tapi lupa pada keputusan politik nyata bagi rakyat,” katanya, usai Gowes bersama PDI Perjuangan, dalam rangkaian peringatan HUT PDI Perjuangan ke-48, di Kawasan SOR Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (28/2/2021).

Menurut Achmad, sebagai partai pelopor, PDI Perjuangan harus dapat menarik simpati masyarakat luas dimulai dengan disiplin yang ditunjukkan para kader. Disamping itu, kader mesti peduli terhadap masyarakat, serta tak lupa membantu persoalan-persoalan yang dihadapi mereka.

Sementara itu, mendorong motivasi kalangan pemuda atau kaum milenial mutlak diperlukan, sehingga dapat menggugah para pemuda untuk minimal menjadi pemilih bagi PDI Perjuangan.

“Kaum milenial adalah salah satu sasaran PDI Perjuangan untuk meningkatkan perolehan suara pada pemilu legislatif 2024,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Bandung ini.

Baca Juga

Achmad menambahkan, sebagai partai pelopor, PDI Perjuangan juga harus mendekati masyarakat religius dan menarik simpatinya. Untuk kepentingan tersebut, kata dia, PDI Perjuangan telah menempatkan kadernya yang memiliki akses ke organisasi keagamaan dan masyarakat Islam.

“Melalui akses tersebut, PDI Perjuangan memberikan pemahaman kepada masyarakat berupa pendidikan politik, bagaimana kehidupan berbangsa dan bernegara, sejalan dengan nilai-nilai agama sebagaimana yang diatur oleh undang-undang,” katanya.

Di tempat sama, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono menyatakan tahun 2024 adalah tahun target kemenangan.

Hal itu sebagai pengejawantahan dari kebangkitan partai yang sudah dibuktikan di tahun 2020, terutama dalam perjuangan meraih kemenangan di pesta pemilihan kepala daerah.

“Kita sudah membuktikan tahun 2020 sebagai tahun kebangkitan menuju kemengan pada 2024. Oleh sebab itu, melalui konsolidasi partai kita melakukan pembenahan sampai tingkat ranting dan dusun. Jadi kalau hal itu dapat dilakukan, saya yakin tata kelola partai bisa menyentuh seluruh lapisan struktur dan hati rakyat. Intinya, saya sangat berkeinginan PDIP akan meraih sukses, baik di eksekutif maupun legislatif di 2024,” bebernya.

Ono juga mengingatkan PDI Perjuangan sudah berdiri selama 48 tahun, dan masih eksis hingga saat ini. Untuk itu, dia menginstruksikan agar partai harus dijaga, dipelihara dalam melangsungkan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

Untuk diketahui, kegiatan Fun Bike, DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Bandung bersama seluruh kader ini, merupakan rangkaian HUT PDI Perjuangan ke-48 tahun yang bertemakan “Gowes Bersama PDI Perjuangan”.

Adapun kegiatan dilaksanakan dengan berkelompok yang terdiri dari peserta DPD PDIP Jawa Barat dan perwakilan DPC PDIP Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat 40 orang, DPC PDIP Kota Bandung  20 orang, PAC 30 orang dan Sayap partai 20 orang. Total jumlah peserta 110 orang peserta, diluar kegiatan yang juga serentak dilaksanakan oleh struktur PAC di wilayah masing se-Kota Bandung.

Rute yang dilalui dimulai dari titik kumpul di DPD PDI Perjuangan Jawa Barat dan DPC PDI Perjuangan Kota Bandung di Jalan  Pelajar Pejuang dan Terusan Martanegara.

Start dengan menyusuri Jalan Laswi, Jalan Achmad Yani, Jalan Ibrahim Adjie , Terusan Jalan Jakarta, masuk Jalan Antapani lurus ke Arcamanik, dan finis di lapang tenis Jalan Arcamanik Endah.

Ketua panitia penyelenggara Fun Bike sekaligus Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung Robert Kennedy mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mensukseskan acara tersebut.

Tak lupa dalam keterangannya dia mengapresiasi seluruh kader yang menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. (*)

Related posts