Tuesday , 10 December 2019
Home » Bandung Raya » Pelamar CPNS di Kota Bandung Lampaui Target

Pelamar CPNS di Kota Bandung Lampaui Target

Ilustrasi (net)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Antusiasme pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kota Bandung cukup tinggi. Hingga masa pendaftaran terakhir, Selasa (26/11), sekitar pukul 09.00, berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Bandung, untuk pendaftar mencapai 13.914, dan yang telah submit sekitar 10.524 pelamar.

Formasi Paramedik untuk lulusan SMA menjadi yang paling banyak diminati pada CPNS 2019 di Kota Bandung. Pasalnya, dari satu formasi tersebut, yang telah mendaftar lebih dari 2500.

Untuk diketahui, dari 10.524 pelamar yang telah terverifikasi sebanyak 2.605 yang telah memenuhi syarat (MS), dan 2.065 tidak memenuhi syarat (TMS). Sedangkan yang belum terverifikasi sekitar 5.854 pelamar.

“Pendaftar terbanyak di Paramedik SMA, padahal formasinya untuk satu orang tapi yang daftar cukup banyak,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Bandung Yayan S Brilyana, saat dihubungi.

Disisi lain, Yayan mengakui, bila jumlah pelamar tahun ini cukup banyak di formasi paramedik SMA, karena persaingan jumlah lulusannya yang cukup banyak. Terlebih dengan minimnya formasi CPNS untuk lulusan SMA.

“Memang untuk formasi lulusan SMA, cukup banyak pesaingnya,” kata Yayan. Dia melanjutkan, jumlah tersebut masih bisa bertambah. Sebab, pendaftaran baru ditutup hari ini pada pukul 23.00.

Sementara itu, terdapat 6 formasi yang masih belum terisi, yakni 2 formasi dokter spesialis penyakit dalam, 2 formasi dokter spesialis penyakit jantung dan 2 formasi guru TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Menyoal masih belum terisinya formasi dokter spesialis, Yayan mengatakan, keberadaan spesialis dokter penyakit dalam dan jantung dinilai cukup jarang. Selain itu, daya tarik dari swasta dianggap lebih menggiurkan dibanding PNS.

“Daya tarik perusahaan swasta dirasa lebih bagus, untuk dokter spesialis. Karena perusahaan-perusahaan teraebut saat ini banyak membutuhkan lulusan TIK,” terangnya.

Yayan menjelaskan, bahwa untuk pendaftar tahun 2019 lebih sedikit dibanding pada tahun 2018 lalu. Dimana pada tahun sebelumnya, pendaftar CPNS mencapai 19 ribu dan yang lulus seleksi administrasi sekitar 15 ribu pelamar.

“Karena tahun ini memakai toefl dan IPK minimal 2,75, sebagai syarat muatan lokal kita. Sebab kita ingin mencari yang terbaik,” ucapnya.

Dia juga mengimbau kepada yang tidak lolos seleksi adminitrasi untuk jangan putus harapan. Sementara untuk yang lolos agar tidak berleha-leha.

“Bagi yang lolos seleksi administrasi untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya karena masih ada tahapan SKD dan SKB,” tutup Yayan. (edi)

Baca Juga:  Dewan Prihatin, Anggaran Pendidikan Kota Bandung Turun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *