Jembatan Cirahong Hanya untuk Pejalan Kaki dan Roda Dua

  • Whatsapp
Per 1 September 2021, Jembatan Cirahong hanya boleh dilalui pejalan kaki atau kendaraan roda dua.

JABARTODAY.COM – BANDUNG Mulai 1 September 2021, Jembatan Cirahong hanya boleh digunakan oleh pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda dua yang akan menuju Kabupaten Tasikmalaya dari Ciamis, pun sebaliknya.

Hal tersebut merupakan keputusan rapat bersama antara PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 2 Bandung, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, BTP Jawa Bagian Barat, Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dishub Kabupaten Ciamis, Dishub Kabupaten Tasikmalaya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Ciamis dan Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya.

“Sebelumnya pada 1 hingga 31 Agustus 2021 telah dilakukan uji pembebanan jembatan Cirahong, yang hanya diizinkan untuk lalu lintas pejalan kaki dan pengendara roda dua,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Kuswardoyo, Jumat (27/8/2021).

Hasil dari uji pembebanan tersebut didapat kesimpulan yang merujuk kepada rekomendasi KNKT bahwa semua jembatan yang berusia diatas 100 tahun harus dilakukan audit struktur jembatan secara menyeluruh, sehingga tindakan preventif dilakukan untuk menutup jembatan tersebut bagi lalu lintas kendaraan diatas roda dua.

“Selain itu, dari hasil uji pembebanan, lokasi jembatan tersebut masih dimungkinkan untuk lalu lintas kendaraan R2 dengan rekomendasi dilakukan pembatasan menunggu uji forensik Jembatan Cirahong,” terangnya.

Baca Juga

Tak hanya itu, kondisi BH 1290 tersebut rawan korosi pada bagian bawah jembatan dikarenakan banyaknya residu dari papan landasan, sehingga mempersulit perawatan dan pembersihan baja jembatan.

Tercatat terdapat 1.511 jembatan di wilayah Daop 2 Bandung, dan 1.076 diantaranya berusia diatas 100 tahun.

“Setelah mengetahui hasil evaluasi dari uji pembebanan jembatan Cirahong, maka kami meminta bantuan DJKA untuk melakukan uji forensik Jembatan Cirahong guna memastikan kelayakan jembatan tersebut,” cetusnya.

Penutupan akses jembatan Cirahong bagi lalu lintas kendaraan diatas roda dua ini bertujuan untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api yang melintas di atas jembatan tersebut, serta memastikan keselamatan pengguna jalan di bawah Jembatan Cirahong.

“Pastikan perjalanan kereta api menjadi perjalanan yang aman, nyaman dan sehat dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan yang baik, dan tidak memaksakan diri untuk bepergian jika tidak dalam kondisi yang benar benar dibutuhkan,” imbaunya. (*)

Berita Terkait