Terus Perkuat Konsolidasi

PDIPJABARTODAY.COM – BANDUNG  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan semakin memerkuat konsolidasi jelang pemilihan kepala daerah serentak pada tahun 2017 dan 2018. Namun, fokus lebih diutamakan pada Pilkada 2017, dimana PDI Perjuangan, khususnya Jawa Barat, bakal bertarung di tiga wilayah, yakni Kota Cimahi, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Bekasi.

“Memang harus kuat, karena Jabar daerah strategis sebelum bertarung di Pilkada 2018. Apalagi di 2018, ada 17 daerah, yakni satu gubernur dan 16 kabupaten/kota,” ujar Pelaksana Tugas Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum DPP PDI Perjuangan Bambang Dwi Hartono, usai Sosialisasi Tahapan Penyelenggara Pilkada Serentak Tahun 2017 dan 2018, di Kantor DPD PDI Perjuangan Jabar, Jumat (26/8).

Saat ini, diakui Bambang, partai berlambang banteng itu sedang melakukan proses penyiapan calon di tiga daerah tersebut. Namun salah satu wilayah, yaitu Kabupaten Bekasi sudah beres dengan memunculkan calon kepala daerah. “Sekarang kita tinggal tuntaskan Kota Tasik dan Kota Cimahi, mudah-mudahan minggu depan tuntas,” sahut Bambang.

Saat disinggung Pemilihan Gubernur Jabar, Bambang enggan berkomentar banyak. Pasalnya, dinamika politik di Tatar Pasundan sangat tinggi, apalagi pihaknya masih melakukan survei internal terhadap nama-nama bakal calon gubernur. “Walau sudah ada nama yang menonjol, tetap kita lakukan evaluasi,” tukas dia.

Dirinya juga enggan mengomentari adanya calon gubernur yang sudah menyatakan diri bakal maju serta menggandeng Raja Dangdut Rhoma Irama untuk memimpin Tatar Parahyangan selama 5 tahun.

Diminta komentar kemungkinan pihaknya menggaet Ridwan Kamil pada pilgub mendatang, mantan Wali Kota Surabaya itu tidak menutup terjadinya hal tersebut. Karena berkaca pada pilkada serentak 2015, pihaknya dapat memenangkan pemilihan, meski bukan kader, yaitu Kabupaten Trenggalek.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jabar Abdy Yuhana, menambahkan, kegiatan konsolidasi ini dijadikan evaluasi pilkada sebelumnya untuk menyongsong pesta demokrasi di tahun 2017 dan 2018 mendatang. “Dan spirit yang muncul adalah gotong royong dan akan mem-BKO-kan kader-kader kami yang ada di legislatif dan eksekutif, untuk memenangkan pilkada mendatang,” tegas Abdy. (dva)

Related posts