Stasiun Banjar Buka Layanan Tes Cepat Antigen

  • Whatsapp

JABARTODAY.COM – BANDUNG Setelah Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Tasikmalaya, PT Kereta Api Indonesia kembali membuka tempat pelayanan tes cepat antigen di Stasiun Banjar sejak 22 Januari 2021. 

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung Kuswardoyo menerangkan, penambahan ini merupakan bentuk pelayanan yang dihadirkan pihaknya untuk para penumpang moda transportasi yang kerap dijuluki ular besi itu. 

“Hal ini untuk membantu calon penumpang dalam memenuhi salah satu syarat bepergian menggunakan kereta jarak jauh sesuai dengan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 4 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Pandemi Covid-19,” ujarnya, Jumat (22/1/2021).

Kuswardoyo mengungkap, jadwal layanan tes cepat antigen di wilayah Daop 2 Bandung terdapat di Stasiun Bandung yang buka mulai pukul 08.00-19.00. Kemudian, Stasiun Kiaracondong (08.00-23.00), Stasiun Tasikmalaya (08.00-17.00), dan Stasiun Banjar (08.00-16.00). 

“Adapun petugas yang kami siapkan saat ini adalah satu orang administrasi dan dua analis di tiap tempat pelayanan, baik di Stasiun Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, maupun Banjar,” jelasnya. 

Baca Juga

Dia menekankan, hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen pihaknya untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada moda transportasi kereta api sesuai dengan Surat Edaran Menteri Perhubungan No 4/2021. 

“Sejak 22 Desember 2020 hingga saat ini, pengguna jasa kereta jarak jauh di Pulau Jawa, diharuskan  menunjukkan surat keterangan hasil tes cepat antigen negatif Covid-19 yang berlaku selambat-lambatnya tiga hari sebelum tanggal keberangkatan. Namun syarat tersebut tidak diwajibkan untuk penumpang berusia dibawah 12 tahun,” terangnya. 

Para penumpang, diutarakan dia, wajib untuk menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Mereka pun harus dalam kondisi sehat atau tidak menderita flu, pilek, batuk, demam, dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. Selama dalam perjalanan, penumpang diharuskan menggunakan face shield, serta diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.

“Pastikan untuk senantiasa menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar. PT KAI senantiasa berkomitmen dalam melawan penyebaran Covid-19,” pungkas Kuswardoyo. (*)

Related posts