Porter Stasiun Dapat Bantuan, Apa Aja Ya?

  • Whatsapp
Penyerahan bantuan untuk porter stasiun, Senin (3/5/2021).

JABARTODAY.COM – JAKARTA PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan santunan senilai Rp320.750.000 kepada porter stasiun di berbagai wilayah kerja KAI termasuk porter di stasiun wilayah Daop 2 Bandung pada Senin (3/5). Bantuan tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sembako Gratis Ramadhan Tahun 2021.

Khusus di Wilayah Daop 2 Bandung bantuan berupa paket sembako gratis senilai Rp250.000 per paket ini diberikan kepada 135 porter di Stasiun Bandung dan dan 50 porter Stasiun Kiaracondong dengan total bantuan senilai Rp. 46.250.000,-. Adapun setiap paket terdiri dari beras, gula, minyak goreng, mie instan, sarden, dan sirup.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian kami kepada porter stasiun yang selama ini telah membantu pelayanan kepada pelanggan KAI di stasiun,” kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo yang secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut di Stasiun Gambir, hari ini.

Didiek mengatakan, pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan volume pelanggan kereta api. Dampak pandemi tersebut juga turut dirasakan oleh para porter di stasiun yang selama ini bergantung kepada para pelanggan yang menggunakan jasanya.

Executive Vice President Daop 2 Bandung Iwan Eka Putra saat menyerahkan sembako secara simbolis di Stasiun Bandung menambahkan bahwa porter di stasiun merupakan mitra KAI yang bertugas membantu mengangkat barang-barang bawaan pelanggan di saat keberangkatan atau kedatangan kereta api. Tidak jarang porter juga membantu pelanggan KAI terkait info perjalanan dan fasilitas yang ada di wilayah stasiun tersebut.

Baca Juga

Kegiatan pembagian sembako ini merupakan program rutin CSR KAI yang dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan dalam rangka membantu pihak-pihak yang membutuhkan bantuan.

“Semoga dengan adanya bantuan yang kami berikan ini dapat bermanfaat dan membantu untuk mencukupi kebutuhan pokok para porter di tengah situasi pandemi Covid-19,” pungkasnya. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *