Pimpinan DPRD Siap Nyalon Walikota Bandung

JABARTODAY.COM – BANDUNG Suhu politik jelang pemilihan wali kota Bandung 2018 semakin memanas. Para calon wali kota dan wakil wali kota mulai bermunculan dan menyatakan kesiapannya maju pada perhelatan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Seperti yang menyeruak di tubuh DPC Partai Gerindra Kota Bandung. Partai besutan Prabowo Subianto itu tak malu-malu mendorong kadernya untuk maju memenangkan pilwalkot 2018.

Pada hari pertama masuk kerja usai libur panjang Idul Fitri, Wakil Ketua DPRD Kota Bandung dari Fraksi Gerindra, Deni Wahyudin, di Gedung Parlemen Kota Bandung, Senin (3/7), menyatakan, siap mencalonkan diri menjadi wali kota atau wakil wali kota Bandung periode 2018-2023.

Deni yang saat ini duduk di kepengurusan DPD Partai Gerindra Jawa Barat secara tegas menyatakan siap maju dan berkompetisi pada pilkada 2018. “Seperti pesan Ketua Umum Prabowo Subianto, Partai Gerindra di daerah harus mengupayakan mendukung kader di pilkada masing-masing,” ujar Deni.

Dijelaskan Deni, sosok yang akan maju di pilwalkot nanti harus bisa mengangkat Partai Gerindra di Kota Bandung. “Rasanya tidak ada kebanggaan kalau kita menang dengan mendukung calon dari partai lain. Maka, saya berharap Partai Gerindra Kota Bandung bisa memunculkan kader yang bisa menang di pilkada nanti,” terang Deni.

Terkait pendaftarannya pada Jumat (30/6) lalu di DPC Gerindra Kota Bandung, Deni mengatakan, kehadirannya itu sebagai bentuk keseriusan dalam memenuhi prosedur yang sudah digariskan tim penjaringan DPC Gerindra. “Datang pada pendaftaran itu, tentunya bentuk kewajiban yang harus dilakukan. Saya selaku kader harus hadir, sebab sekarang suhu politik di Kota Bandung, sudah mulai memanas,” sebut Deni.

Namun, DPC Gerindra Kota Bandung hingga saat ini belum menyatakan sikap masih menunggu perintah atau instruksi dari DPD dan DPP Gerindra. “Meski DPC Gerindra terbuka, namun keputusan akhir tetap dari pusat. Kalau saya berbicara di sini salah, bisa-bisa offside. Sekarang politik itu lebih hati-hati, dan banyak pertimbangan,” kata Deni.

Menyoal kesiapan maju dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota 2018. Deni mengaku, mendapat dukungan dari kader DPC Gerindra Kota Bandung. “Saya sebagai pengurus DPD tidak boleh arogan. Saya tetap menjunjung etika politik dengan berkoordinasi kepada ketua DPC Gerindra Kota Bandung. Saat ini, dengan mengucap bismillah saya menyatakan diri dari kader Gerindra untuk maju,” ungkap Deni.

Tetapi, Deni pun tidak akan memaksakan dirinya untuk maju di pilwalkot nanti. Sebab, menjadi calon itu harus mengikuti proses dan tahapan yang digariskan Partai Gerindra sampai mendapat restu DPP. Diakui Deni, memang banyak tahapan yang harus dilalui dalam beberapa bulan ke depan. “Di dunia politik, waktu bulanan itu singkat. Jadi, kalau kita tidak memulai dari sekarang kapan lagi. Mari kita bersama-sama besarkan Partai Gerindra,” pungkas Deni. (koe)

Related posts