Pencabutan Subsidi Listrik Jurus Hemat Anggaran

  • Whatsapp
jabartoday.com/net
JABARTODAY.COM -.BANDUNG — Awal tahun ini, pemerintah mencabut subsidi energi listrik bagi pelanggan 900 Volt Ampere (VA) kalangan mampu. Manager Niaga PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat (DJB), Marjon Sinaga, mengatakan, di wilayah kerjanya, jumlah pelanggan 900 VA kalangan mampu melebihi kalangan yang memang layak memperoleh subsidi energi listrik.
“Jumlahnya mencapai 3,8 juta pelanggan. Artinya, sebanyak 3,8 juta pelanggan 900 VA termasuk golongan mampu sehingga subsidi dicabut,” tandasnya di D’Palm, Jalan Lombok, Bandung, Kamis (26/1),
Menurutnya, kebijakan pencabutan subsidi energi listrik itu berdampak pada anggaran negara. Prediksinya, lanjut Marjon, pencabutan subsidi listrik pelanggan 900 VA kalangan keluarga mampu di Jabar itu mampu menghemat anggaran belanja negara hingga Rp 400 miliar per bulan. Sedangkan secara nasional, sambungnya, perkiraan penghematannya Rp 22 triliun per tahun.
Marjon menyatakan, nilai penghematan berdasarkan asumsi bahwa pasca pencabutan subsidi, yang berlangsung 3 tahap, hingga 100 persen, ke-3,8 juta pelanggan itu mengalami penyesuaian rekening listrik Rp 100.000 per bulan.
Diutarakan, berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), jumlah pelanggan rumah tangga 900 VA di Jabar yang berhak mendapat subsidi sebanyak 435 ribu pelanggan. Mereka tetap membayar tarif listrik subsidi, sebesar Rp 585 per Kilo Watt hour (KWh).
Berbicara tentang jumlah pelanggan, Marjon menyebutkan, hingga kini mencapai 11,7 juta pelanggan atau 22 persen total pelanggan nasional. Sebanyak 4,2 juta di antaranya adalah pelanggan 900 VA. sementara soal revenue, Marjon mencetuskan, tahun ini, pihaknya mencanangkan angka pendapatan Rp 54 triliun.  (win) 

Berita Terkait