PATEN Akan Jadikan Jabar Laboratorium Pancasila

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki, datang ke acara pengundian nomor urut di Sasana Budaya Ganesha Bandung, Selasa (18/12).

JABARTODAY.COM РBANDUNG  Mendapatkan nomor urut terakhir atau lima adalah sesuatu yang diinginkan oleh pasangan Calon Gubernur Jawa Barat yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Rieke Dyah Pitaloka-Teten Masduki. Dan hal itu didapatkan dalam pengundian nomor urut di Sasana Budaya Ganesha, Selasa (18/12).

“Sejak awal kita berpasangan, kita harus dapat nomor lima, kalau Jawa Barat kami yang memimpin, akan dijadikan laboratorium Pancasila yang dibumikan,” tegas Rieke.

Hal itu sesuai dengan komitmen Rieke dalam maju menjadi calon pemimpin masyarakat Tatar Pasundan lima tahun ke depan, yaitu membangkitkan Pancasila di Jabar. Bahwa, dikatakan Rieke, ada yang belum terwujud dalam cita-cita Pancasila, khususnya Jabar. “Sesuai hasil survei yang disampaikan, adanya kemiskinan yang akut, kurangnya lapangan pekerjaan. Dan intinya Sila Kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” ujarnya.

Nomor lima yang didapat pasangan PATEN disambut hangat oleh Plt Ketua DPD PDIP Jabar, Tb Hasanuddin. Menurutnya, nomor lima itu pas, karena partainya sering meneriakkan merdeka sambil meretangkan seluruh jari tangan. “Yang enak itu satu atau lima. Dan kita dapat lima, jadi pas,” timpalnya.

Dirinya juga sesumbar akan meraih 38% suara dan menyelesaikan Pemilihan Gubernur Jabar dalam satu putaran saja. Ditanya apa yang akan dilakukan untuk meraih kemenangan tersebut, Hasanuddin menyebut program yang dapat diterima masyarakat. “Kemiskinan 5,5 juta, pendidikan 7,8%, yang artinya rakyat Jawa Barat masih kelas dua, kemudian kesehatan,” tuturnya.

Seperti biasa, Rieke-Teten menggunakan pakaian kotak-kotak, yang juga dipakai para pendukungnya. Penggunaan baju tersebut juga didukung oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. (AVILA DWIPUTRA)

Related posts