Mahasiswa Lampung Gelar Doa Bersama

  • Whatsapp
Suasana kerusuhan di Lampung Selatan. (MEDIAINDONESIA.COM)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

 

Bentrok antarwarga yang terjadi di Lampung Selatan beberapa hari lalu mengundang keprihatinan mahasiswa Lampung yang selama ini tinggal di Bandung. Meskipun jauh dari kampung halaman, 14 mahasiswa asal Lampung berdoa agar pertikaian segera berakhir. Doa bersama berlangsung di Asrama Mahasiswa Lampung, Jalan Hasanuddin No 14, Rabu (31/10).

 

“Kami menginginkan situasi di Lampung segera kondusif, damai. Kami meminta juga pada pihak terkait untuk secepatnya menyelesaikan masalah tersebut,” ujar Arief Gustamara, penasihat Asrama Mahasiswa Lampung.

 

Arief mengungkapkan, warga Lampung berada di Bandung prihatin melihat perselisihan antarwarga menimbulkan korban tewas. “Kami mendoakan dari sini (Bandung), masyarakat di Lampung bisa kembali hidup tenang. Kami yang tinggal di Bandung waswas dan khawatir terhadap warga Lampung yang merasakan langsung dinamika terjadi,” ujar Arief.

 

Mahasiswa Lampung di Bandung, sambung dia, kebetulan tidak berasal dari daerah yang dilanda konflik. Jadi, tidak ada mahasiswa yang pulang kampung secara dadakan. “Di Bandung Raya, jumlah warga Lampung sekitar 1.000 orang. Ada yang mahasiswa, ada yang kerja juga,” jelasnya.

 

Kegiatan doa bersama sendiri dilakukan seusai Maghrib. Mereka terdiri dari pria dan wanita. Sambil duduk di kursi ruang tengah, salah satu penghuni asrama memimpin doa. Doa yang disampaikan memiliki pesan agar konflik di Lampung cepat terselesaikan dan tidak berlarut-larut. (AVILA DWIPUTRA)

Related posts