Laboratorium PCR Bandung Perpaduan antara Kemanusiaan dan Bisnis

Penggagas Intibios Lab, Enggartiasto Lukita, saat peresmian di kawasan Ujungberung, Kota Bandung, Kamis (12/11/2020). (jabartoday/eddy koesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Keterbatasan jumlah laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) swab test, guna deteksi Covid-19 di Indonesia, mendorong sejumlah pengusaha, dokter, dan tenaga ahli laboratorium berkolaborasi membangun Intibios Lab.

Hal itu, menurut Enggartiasto Lukita, yang menggagas Intibios Lab, menjadi penting disikapi secara profosional. Sebab, kita tidak cukup berpangku tangan dan hanya menyampaikan kritik semata.

“Ini perpaduan antara kemanusiaan dan bisnis. Saya akan merasa berdosa manakala kita tidak berbuat sesuatu saat kita bisa,” ujarnya, usai meresmikan Intibios Lab Bandung, Kamis (12/11/2020).

Atas dasar itu, mantan Menteri Perdagangan RI 2016-2019,  labolatoriun Intibios di Indonesia didirikan. Karena, sebelum ada vaksin kita tetap harus mengambil langkah penanggulangan wabah yang belum ada obatnya ini.

“Penanganan pandemi Covid-19 melalui test and tracing terhadap penduduk dalam rasio tertentu sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), harus dilakukan,” tukasnya.

Baca Juga

Dipilihnya kota Bandung sebagai tempat Intibios Lab beroperasi, karena diharapkan minimal dapat menyediakan tes dalam penanganan Covid-19, di wilayah Bandung Raya. Hal itu, diungkap Enggar, mencermati masalah pembangunan lab yang relatif tidak mudah. Yang sulit adalah pengadaan alat-alat, reagen, dan consummables lainnya karena barang-barang tersebut jadi rebutan di tingkat dunia.

Untuk diketahui, kata Enggar, di Jawa Barat pihaknya juga mengoperasikan laboratorium Intibios di Cirebon, Karawang, Bogor. Sementara di luar Jawa ada Lampung, Balikpapan, dan kota-kota lain. Sedangkan di Jakarta ada 3 lab yang sudah beroperasi.

“Pandemi ini terjadi di seluruh Indonesia, sehingga kita hadir di berbagai tempat di Indonesia,” ujarnya.

Ditempat sama Direktur Utama Intibios Lab Rio Abdurahman menjelaskan, Intibios merupakan pertemuan antara bisnis dan kemanusiaan.

“Laboratorium ini harus dikelola secara berkelanjutan agar dapat berkontribusi dalam penanganan pandemi covid 19,” kata Rio.

Rio juga mengungkapkan pihaknya akan melakukan jemput bola ke masyarakat, dalam rangka mempermudah tracing dan tracking, terutama melihat fasitas lab yang berada disebuah kontainer yang dibuat khusus.

“Pembuatan lab dalam kontainer ini guna menjaga tempat selalu steril, termasuk peralatan maupun petugasnya. Bahkan sirkulasi udara pada kontainer juga dibuat khusus,” jelasnya.

Rio berharap, adanya lab ini dapat menjadi pilihan masyarakat, dalam melayani permintaan pemeriksaan Covid-19. Apalagi peralatan yang modern dan petugas medis yang sudah terlatih dan berpengalaman, diharapkan memberikan hasil tes yang qualified.

Sementara itu, Sekda Kota Bandung yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Covid 19 Ema Sumarna menerangkan, dalam penanganan Covid-19, tidak bisa hanya kewajiban pemerintah tapi juga dibutuhkan peran serta pihak lainnya, termasuk swasta.

“Dengan Intibios Lab ini, maka proses tes PCR menjadi lebih cepat dan akurat. Sehingga dalam tracing maupun tracking terbantukan,” ucapnya.

Ema menjelaskan bahwa saat ini, sudah dilakukan 41.270  test PCR di Kota Bandung, dimana sudah melebihi standar internasional. Namun sebagai komitmen dalam tracking dan tracing, maka test PCR terus dilakukan Pemerintah Kota Bandung

Hingga saat ini, di Kota Bandung tercatat pada angka 2258 yang positif, dengan angka meninggal 95 pasien, yang aktif 279 dan yang sembuh sekitar 1119 orang. Sementara angka reproduksi sendiri, berada pada 0,85 atau masih terkendali.

“Karena dalam penanganan Covid-19, kita tidak bisa melihat apakah warga Kota Bandung atau bukan, maka semua kita bantu dan lakukan pengetesan selama tinggal di Kota Bandung,” tambahnya.

Acara ditutup dengan penjelasan dan tour ke dalam fasilitas sehingga undangan dan wartawan mendapat bagaimana laboratorium yang telah memenuhi standar Biosafety Level 2 (BSL 2) dan bisa melakukan pengujian secara cepat dan akurat. (*)

Related posts