Home » Bandung Raya » JQR Beri Bantuan untuk Tenaga Medis

JQR Beri Bantuan untuk Tenaga Medis

Penyerahan bantuan APD dan alat pendukung lainnya untuk penanganan Covid-19 dari JQR kepada RS Hasan Sadikin Bandung, Kamis (16/4/2020).

JABARTODAY.COM – BANDUNG Jabar Quick Response menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada RSUP Dr Hasan Sadikin, salah satu rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 di Jawa Barat.

APD yang diberikan berupa 2.000 unit hazmat, 1.000 goggles, 2.000 apron, 1.000 tameng wajah (faceshield), 100 kasur lipat (fieldbed), 25 tenda pleton, 100 tempat minum nalgene, 200 alat cuci tangan, 5.000 liter disinfektan 5.000, 1.000 liter cairan pencuci tangan, 1.000 botol sabun cair 1.000, 5.000 masker kain, 1.000 masker N95, serta 100 alat semprot disinfektan.

Bantuan APD diberikan Penanggung Jawab JQR, Hermansyah, yang diterima Direktur Umum dan Operasional RSHS Bandung Muhammad Kamaruzzaman, di Kantor Humas RSHS Bandung, Kamis (16/4/2020).

Menurut Hermansyah, bantuan APD diperuntukkan bagi para tenaga medis seperti dokter perawat dan petugas lainnya yang berada di garda terdepan dalam merawat pasien virus corona.

“APD merupakan komponen penting yang wajib digunakan para medis agar aman dan terjaga saat menangani pasien positif maupun pasien dalam pengawasan,” ujar Hermansyah.

Hermansyah yang juga Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Sekretariat Daerah Jabar, menuturkan, barang-barang penting tersebut merupakan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari bank bjb selaku BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Bantuan ini menunjukkan bahwa di Jawa Barat masih banyak masyarakat yang sangat peduli untuk bersama-sama melawan dan menangani Covid-19”, ungkapnya.

Direktur Umum dan Operasional RSHS Bandung Muhammad Kamaruzzaman menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, APD sangat berarti bagi tenaga medis yang berada di ring satu atau zona merah karena digunakan di ruang isolasi pasien virus corona baru.

“Mudah-mudahan dukungan ini bisa terus berjalan dengan baik. Dan kita akan selalu melakukan koordinasi agar masyarakat Jawa Barat dapat dilayani dengan baik, serta berharap wabah ini dapat berakhir dengan segera,” cetusnya.

Di tempat yang sama, Ato, Sekretaris Umum Satgas Covid-19 dari JQR, menerangkan, bantuan APD merupakan hasil diskusi dan assesment JQR dengan RSHS Bandung.

“Jadi apa saja kebutuhan mendesak dan memang perlu disupport, khususnya untuk dokter dan tenaga kesehatan yang menangani pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

Ato menekankan, JQR sebagai unit reaksi cepat yang dimiliki Pemprov Jabar berupaya maksimal dalam merespons situasi dan perkembangan di masyarakat. Selain jemput bola ke lapangan dengan misalnya mendistribusikan bantuan langsung ke masyarakat, JQR juga memiliki gudang logistik yang terbuka bagi siapa yang mau membantu termasuk bank bjb.

Tidak hanya ke RSHS Bandung, JQR juga telah mendistribusikan logistik yang diperlukan ke 27 kota/kabupaten. Saat ini, bantuan difokuskan juga ke wilayah Bogor, Bekasi, Depok yang sedang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Dalam percepatan penangangan Covid-19, Pemprov Jabar menggandeng banyak kalangan swasta untuk berpartisipasi membantu saat kondisi darurat nasional ini.

Sebelumnya, pemprov telah menyalurkan empat alat ventilator yang satu unitnya seharga mobil kepada RSHS yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (vil)

Baca Juga:  Lockdown di Jabar, Emil: Kita Masih Matangkan