DPRD Kota Bandung Izinkan Tempat Spa Buka Kembali

Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Agus Gunawan (jabartoday/eddykoesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Agus Gunawan, mengatakan, penerapan protokol kesehatan yang ketat menjadi syarat mutlak bagi pusat usaha kebugaran atau spa yang ingin kembali beroperasi.

DPRD Kota Bandung mendorong spa dibuka lagi, setelah semua tempat hiburan lainnya diizinkan beroperasi oleh Pemerintah Kota Bandung. Spa menjadi satu-satunya tempat hiburan yang masih ditutup akibat pandemi Covid-19.

“Saya secara pribadi mendorong spa diizinkan beroperasi, asalkan dengan syarat protokol kesehatan yang ketat,” katanya, di Gedung DPRD Kota Bandung, Jumat (11/9/2020).

Komisi B, terang Agus, mengusulkan para pengusaha spa melakukan komunikasi dengan Pemkot Bandung. Bilamana dalam waktu dekat Pemkot Bandung mengizinkan usaha spa beroperasi, pihaknya akan meminta pengusaha pusat kebugaran itu untuk membatasi jumlah pengunjung dan para terapis diwajibkan mengikuti protokol kesejatan yang ketat.

“Baik pasien maupun terapisnya wajib memakai alat pelindung diri,” ucapnya.

Berita Terkait

Agus mengungkapkan, pemberian izin operasi usaha spa juga bertujuan untuk mengakomodir keluhan para pekerja spa, yang sudah mulai miris atas himpitan biaya hidup sehari-hari.

“Kita ingin meringankan beban ekonomi para pekerja spa termasuk mendorong usaha pusat kebugaran ini kembali normal. Hal pentingnya, bukan tidak mungkin ada pendapatan dari sektor pajak yang dapat menopang pendapatan asli daerah,” kata Ketua Bapemperda DPRD kota Bandung ini.

Agus mengaku telah menyiapkan langkah penanganan khusus spa, jika mendapati temuan kasus baru Covid-19. Selama tempat spa beroperasi, dibatasi klausul bisa dicabut kembali izin operasinya karena pelanggaran penyediaan sarana dan fasilitas protokol kesehatan.

“Kita punya parameter yang baku dalam mendorong persetujuan izin operasional usaha spa. Komitmen tidak dibangun asal-asalan, harus ada keberanian untuk mencabut izin, bila terjadi pelanggaran masif,” pungkas politisi Partai Demokrat ini. (*)

Related posts