Home » Headline » Aldwin Rahadian: Kasus OTT Cianjur Tak Boleh Terulang

Aldwin Rahadian: Kasus OTT Cianjur Tak Boleh Terulang

Aldwin Rahadian, SH., Praktisi Hukum

JABARTODAY.COM-CIANJUR. Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar oleh KPK terkait kasus dugaan korupsi pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur menjadi keprihatinan banyak pihak.

“Selaku praktisi hukum dan pemerhati perkembangan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat khususnya Cianjur, sangat menyayangkan kejadian ini, terlebih yang menjadi objek korupsi adalah anggaran pendidikan, tentu hal ini tidak boleh terulang,” harap Aldwin Rahadian, praktisi hukum asal Cianjur kepada Jabartoday.com, Jumat (14/12/2018).

Aldwin mengungkapkan, angka partisipasi kasar (APK)  pendidikan dari jenjang rendah ke jenjang yang lebih tinggi di Kabupaten Cianjur masih rendah.

“Rendahnya kesadaran, minimnya infrastruktur pendidikan, dan kualitas tenaga pendidik menjadi pekerjaan rumah yang memengaruhi tingkat pendidikan di kabupaten Cianjur. Sehingga kita semua patut prihatin dengan kasus OTT ini yang tentu semakin menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan hak-hak pendidikan yang layak sebagaimana mestinya,” tegas pengacara Buni Yani ini.

Aldwin yang juga calon anggota DPD RI Dapil Jabar no urut 33 ini mengajak masyarakat mendukung langkah KPK untuk menangani perkara ini.

“Kejadian ini tidak boleh terulang, dan pembangunan masyarakat Cianjur dapat kembali berjalan seperti biasa dan memberikan kesejahteraan untuk seluruh lapisan masyarakat Cianjur,” tuturnya.  (ruz)