
JABARTODAY.COM, BANDUNG — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung meluncurkan transportasi angkot online trayek Banjaran-Soreang di Kecamatan Banjaran, Rabu (8/1/2020).
Proyek angkot online ini hasil kerja sama Dishub Kabupaten Bandung dengan PT Teknologi Olah Rancang Nusantara (TRON).
Peluncuran angkot online yang diresmikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung H. Teddy Kusdiana ini mengusung tema “Angkot Oge Bisa Online”.
Teddy mengatakan, peluncuran angkot online trayek Banjaram-Soreang ini menjadi pilot project dan nantinya akan dikembangkan di trayek lainnya di Kabupaten Bandung.
“Angkot online ini diharapkam dapat memberikan kemudahan dan ketepatan waktu kepada masyarakat. Poin pentingnya lebih meningkatkan minat masyarakat, berkaitan dengan publik transportasi,” katanya dilansir laman Galamedianews.
Teddy berharap angkot online ini dapat mengurangi kemacetan.
“Ini diharapkan dapat meminimalisir kemacetan. Selain itu menambah kesejahteraan masyarakat. Harapan lainnya, dapat memenuhi standar pelayanan angkutan umum kepada masyarakat,” papar Teddy.
Syarat Daftar Angkot Online
Menurut Head of Partnership PT TRON, Juli Tadarus, saat ini baru 17 angkot jurusan Soreang-Banjaran yang menjadi mitranya.
“Karena baru peluncuran, jadi masih tidak terlalu banyak,” ujarnya.
Bagi pengusaha angkot jurusan Soreang-Banjaran yang ingin bergabung bisa langsung mendatangi kantor PT TRON di Gadingtutuka I, Soreang untuk proses pendaftaran.
Saat datang, calon mitra diharuskan membawa sejumlah persyaratan, seperti surat keterangan trayek yang masih berlaku, KIR yang tidak kadaluarsa, SIM pengemudi, dan sejumlah persyaratan administrasi lainnya.
“Kami selektif dalam menerima calon mitra. Makanya surat-surat kendaraan harus lengkap,” ujarnya.
Pihaknya juga memberi batasan pengemudi. Tiap angkot dibatasi hanya boleh dioperasikan oleh dua orang sopir yang telah memiliki SIM.
Tarif angkot online masih sama dengan tarif angkot biasa,tapi waktu tunggu tidak terlalu lama, karena angkot terus bergerak.





