Home » Bandung Raya » Polda Akan Segera Lengkapi Berkas Kadar Slamet

Polda Akan Segera Lengkapi Berkas Kadar Slamet

Aksi korupsi. (ILUSTRASI)

Aksi korupsi. (ILUSTRASI)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Kepolisian Daerah Jawa Barat menetapkan anggota DPRD Kota Bandung Fraksi Partai Demokrat, Kadar Slamet, menjadi tersangka perkara korupsi. Kadar diduga menyelewengkan dana hibah APBD Kota Bandung 2012 senilai Rp 2,17 miliar.

Polda Jabar sudah menyidik kasus tersebut sejak 2012. Setahun kemudian, setelah meminta keterangan saksi-saksi, penyidik meningkatkan status Kadar dari saksi menjadi tersangka. Kadar merupakan anggota Komisi D dan pimpinan Badan Kehormatan DPRD Kota Bandung dari Fraksi Demokrat. Dia patut diduga menikmati dana hibah.

Berkas perkara sendiri telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Meski begitu, berkas dikembalikan lagi ke Polda Jabar pada pekan lalu. Menanggapi pengembalian berkas, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar akan melengkapi kekurangan sesuai petunjuk kejaksaan.

“Ada beberapa hal yang harus dilengkapi. Nanti para tersangka akan kita panggil lagi untuk diperiksa untuk memenuhi kelengkapan yang diminta pihak penuntut umum,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Komisaris Besar Mujiyono di Mapolrestabes Bandung, Rabu (22/1/2014).

Saat ditanya poin apa saja yang dianggap kurang oleh kejaksaan, Mujiyono enggan membeberkan lebih lanjut. Menurutnya, hal itu tidak etis. Yang pasti, lanjutnya, pihaknya telah melayangkan surat panggilan terhadap para tersangka untuk memberikan keterangan yang diperlukan dalam melengkapi berkas perkara tersebut. “Segera setelah tersangka datang, kita periksa, dan melengkapi apa yang diminta jaksa penuntut umum akan kita serahkan lagi berkas ke kejaksaan,” ucap Mujiyono.

Soal status para tersangka yang masih melenggang bebas, Mujiyono menyatakan, pihaknya belum melakukan penahanan dikarenakan takut kehabisan waktu, sehingga kelengkapan berkas perkara akan tertunda. Kemungkinan, dituturkan Mujiyono, akhir Januari ini berkas sudah dapat dilimpahkan kembali ke Kejati Jabar.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar Koswara menyebut, berkas dikembalikan pada 7 Januari 2014 lalu. (VIL)

Komentar

komentar