Home » Hukum » Korupsi di Jabar Didominasi Mark-up Harga

Korupsi di Jabar Didominasi Mark-up Harga

Aksi korupsi. (ILUSTRASI)

Aksi korupsi. (ILUSTRASI)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Dari puluhan laporan dugaan korupsi yang diterima Kepolisian Daerah Jawa Barat, dugaan penyelewengan dana hibah atau mark-up harga dalam pengadaan barang dan jasa mendominasi daftar tersebut. Hal itu disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Komisaris Besar Mujiono.

“Tapi dari sejumlah kasus itu, yang paling menonjol adalah masalah mark-up harga. Dan, ini terjadi di berbagai macam instansi,” ungkap Mujiono di Mapolda Jabar, Kamis (5/12).

Ditambahkan Mujiono, selain di lingkungan instansi pemerintahan, ‎​ada juga kasus yang melibatkan pihak swasta. Namun, saat ditanya lebih dalam instansi pemerintahan mana yang bermasalah dan ditangani pihaknya, Mujiono enggan menyebutkannya.

Mengenai nilai kerugian negara akibat kasus-kasus korupsi tersebut, Mujiyono mengaku belum bisa menjelaskan. Ia masih harus mengecek kepastiannya. Untuk beberapa kasus, imbuhnya, masih menunggu audit yang dilakukan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Jawa Barat. “Yang jelas beberapa kasus menjadi prioritas. Tapi memang kita tidak bisa ujug-ujug tetapkan tersangka. Karena harus menunggu audit BPKP, kemudian melakukan gelar perkara dan dilanjut dengan penyidikan,” terangnya. (VIL)

Komentar

komentar