Home » Hukum » Polisi Ciduk Komplotan Penggelap Mobil

Polisi Ciduk Komplotan Penggelap Mobil

penipuan dengan modus rental mobil, gadai mobil, dan investasi, dijajarkan di halaman Mapolda Jawa Barat, Jumat (1/11). (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Pelaku penipuan dengan modus rental mobil, gadai mobil, dan investasi, dijajarkan di halaman Mapolda Jawa Barat, Jumat (1/11). (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Barat berhasil mengungkap komplotan penipuan dengan modus rental mobil, gadai mobil, dan investasi, dengan total 600 kendaraan roda empat atau kerugian mencapai sekitar Rp 100 miliar.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, pihaknya telah menahan 5 tersangka pasangan suami-istri dari perusahaan Keyko yang berada di Bandung, yaitu Aisyah yang menjabat sebagai komisaris dan suaminya Dian Suningrat yang menjabat sebagai direktur utama serta tiga orang pegawainya.

“Ditangkap seminggu yang lalu di daerah Cianjur setelah melarikan ke beberapa tempat. Pelakunya utamanya sudah ditangkap yaitu suami istri (Aisyah dan Dian), sedangkan tiga orang lainnya yang merupakan pegawai turut serta menikmati hasil kejahatan,” ujarnya di Mapolda Jabar, Jumat (1/11).

Martin menjelaskan, modus yang digunakan perusahaan ini adalah dengan cara meminjam kendaraan dari beberapa rental mobil besar yang berada di wilayah Bandung kemudian digadaikan atau direntalkan kepada konsumennya.

“Tersangka melakukan peminjaman mobil kepada rental, mula-mula 10 mobil lalu 20 mobil sampai 30 mobil kemudian direntalkan atau digadaikan untuk investasi kepada perorangan dengan harga Rp 50 juta sampai Rp 100 juta untuk satu tahun,” ucapnya.

Seperti dituturkan Martin, komplotan ini telah memulai aksinya selama 1 tahun setengah terakhir ini, dengan menjerat konsumennya dengan merekrut tenaga pemasaran. “Tenaga marketing ini mencari konsumennya yang bersedia menerima gadai, tidak hanya dari pulau Jawa saja melainkan hingga Sulawesi, Kalimantan, dan Nusa Tenggara. Selain itu bila dalam waktu yang ditentukan uang belum dikembalikan, kendaraan bisa menjadi milik konsumen,” jelasnya.

Martin meneruskan, total 600 unit kendaraan roda dua berbagai merek telah dipasarkan oleh komplotan ini dengan total kerugian mencapai Rp 100 miliar. “Asumsinya kendaraan yang digadai tersebut minimal seharga Rp 150 juta namun banyak juga mobil mewah yang digadaikan oleh komplotan ini,” paparnya.

Martin mengimbau kepada para korban baik itu pihak rental mobil yang merasa dirugikan segera melakukan pelaporan kepada pihak yang berwajib begitu pula dengan korban yang menerima penggadaian dari tersangka. “Yang berhubungan melapor kejahatan yang dilakukan oleh pihak Keyko dan mengembalikan kendaraan karena  bukan pemilik. Pemilik itu yang memiliki STNK dan BPKB,” imbau Martin.

Atas perbuatannya para tersangka terancam akan dijerat dengan pasal Pasal 372 dan 378 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.