Home » Headline » Tuntut Polda Tuntaskan Kasus Penistaan Budaya oleh Habib Rizieq

Tuntut Polda Tuntaskan Kasus Penistaan Budaya oleh Habib Rizieq

Sejumlah ormas melakukan orasi dalam rangka menuntut penuntasan kasus penistaan budaya oleh Habib Rizieq Shihab, di Mapolda Jabar, Rabu (11/1). (jabartoday/avila dwiputra)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Sejumlah organisasi kemasyarakatan mengerudug Mapolda Jawa Barat, Rabu (11/1). Kedatangan mereka dalam rangka menekan Polda Jabar untuk menuntaskan kasus penistaan budaya oleh Ketua Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab.

Rizieq dianggap memelintir kalimat ‘sampurasun’ menjadi ‘campuracun’ saat berceramah di Kabupaten Purwakarta, pada 2011. Ucapan itu diketahui oleh sejumlah pihak melalui media sosial, dan langsung dilaporkan ke Polda Jabar pada 21 Desember 2015. Namun, kasus itu mengendap tanpa kejelasan status.

Salah satu koordinator aksi, Ketua Dewan Karatuan Majelis Adat Sunda Ari Mulia Subagdja berharap, penyidik Polda berlaku profesional dan adil dalam menindaklanjuti kasus tersebut. “Kami harap, polisi tidak setengah hati, tidak pilih-pilih. Kita sama di mata hukum, tidak ada pengecualian,” ujar Ari, di sela unjuk rasa.

Selain menuntut penuntasan kasus penistaan budaya, pengunjuk rasa meminta agar polisi segera menangani kasus penodaan simbol negara, Pancasila, yang sebelumnya dipegang Mabes Polri. “Kasus yang Pancasila, terus terhadap yang campuracun. Selama benar, silahkan benarkan. Kalau memang salah, katakan salah dan proses,” jelasnya.

Sementara itu, Rd. Dyna Achmad S. N, Ketua Umum Yayasan Candra Sangkala Soendha, menyebut, intoleransi semakin meresahkan. Apa yang dilakukan Rizieq dengan memelesetkan kalimat sampurasun, sama dengan tidak toleran terhadap kebudayaan lokal, khususnya Sunda. “Penistaan budaya sama dengan intoleransi. Dan, kami sangat resah dengan hal tersebut,” imbuh dia.

Dugaan penghinaan Pancasila dilakukan Rizieq saat berdakwah di Lapang Gasibu Bandung. Videonya beredar luas dan diketahui oleh Sukmawati Soekarnoputri yang melaporkannya ke Mabes Polri. “Hingga saat ini, yang bersangkutan belum pernah diperiksa. Kami menuntut agar Habib Rizieq diperiksa,” tegasnya. (vil)