
JABARTODAY.COM – BANDUNG Rotasi Mutasi dua pejabat Dinas Pendidikan Kota Bandung, mendapat sorotan dan kritik tajam dari Ketua Forum Aksi Guru Indonesia Iwan Hermawan.
Pasalnya, kedua pejabat tersebut terindikasi terlibat dalam memasukan siswa melalui jalur offline. Bahkan, dua pejabat itu sempat dilaporkan ke Forum Zona Integritas dan Inspektorat Kota Bandung, sebab diduga kuat menjadi aktor praktik siswa titipan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2016.
“Seharusnya wali kota tak mempromosikan dua pejabat itu. Saat ini, mereka masih dalam proses penegakan hukum terkait siswa titipan,” ujar Iwan, saat dihubungi Rabu (11/1).
Iwan menegaskan, telah terjadi diskriminasi dalam penegakan kasus PPDB. Beberapa kepala sekolah telah disanksi, sementara kedua pejabat itu malah dipromosikan. “Ini tidak adil,” imbuh Iwan.
Dengan telah dibentuknya tim Saber Pungli, Iwan berharap, ada investigasi terkait kasus PPDB 2016, dan berharap tim ini pada PPDB mendatang langsung terlibat. Sebab, dirinya menyangsikan hukuman yang diberikan pada pelanggar belakangan ini tak timbulkan efek jera. “Poin pentingnya, harus ada langkah kongkrit, karena praktik jual beli kursi siswa diduga melibatkan uang puluhan juta rupiah,” tutup Iwan. (koe)





