Tahun Ini, Jabar Siap Cetak Ribuan Wirausaha Baru

jabartoday.com/web
jabartoday.com/web

JABARTODAY.COM – BANDUNG –– Kehadiran para wirausaha yang bergerak pada sektor mikro, kecil, dan menengah (MKM) punya peran penting dalam menggerakkan roda ekonomi nasional. Karenanya, sejak beberapa tahun silam, Jabar menggulirkan program untuk mencetak 100 ribu wirausaha baru hingga 2018.

“Wirausaha menjadi sebuah strategi meningkatkan roda ekonomi. Untuk itu, kami mendukung program yang diusung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam hal pencetakan 100 ribu wirausaha baru,” tandas Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (KUMKM) Jabar, Anton Gustoni, di Dinas KUMKM Jabar, Jalan Soekarnohatta Bandung, Rabu (11/3).

Untuk merealisasikan target 100 ribu wirausaha baru, cetus Anton, tahun ini, pihaknya memproyeksikan pencetakan ribuan wirausaha baru Targetnya, ungkap Anton, pada 2015, sebanyak 1.500 wirausaha baru. Selain itu, sahut Anton, pihaknya pun melakukan berbagai upaya lain. Di antaranya, ungkap dia, jajarannya menggulirkan Gelar Wirausaha Baru Jabar 2015 pada 14 Maret 2015 di Halaman Gedung Sate, Jalan Dipenogoro Bandung.

Berkenaan dengan pencetakan wirausaha baru, Anton mengutarakan, piihaknya membuka pendaftaran bagi para pelaku usaha yang sudah memulai usahanya 0-5 tahun untuk mengikuti program pencetakan 100 ribu wirausaha baru Jabar. Pendaftarannya, tutur Anton, secara on line, yaitu melalui www.wirausahabarujabar.com. Pengumuman lolos verifikasi tes pada 16-17 Maret 2015. “Pelaksanaan tes pada 18-25 aret 2015,” tukasnya.

Sebenarnya, kata Anton, ada 11 dinas di Jabar yang mendukung program penciptaan 100 ribu wirausaha baru. Selain Dinas KUMKM, ucap dia, yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag), Dinas Pertanian, dan sebagainya. “Khusus Dinas KUMKM, jenis usahanya yaitu jasa konveksi, salon, dan makanan-minuman,” tuturnya.

Strategi itu, jelas Anton, dapat mempercepat realisasi penciptaan 100 ribu wirausaha baru selama 5 tahun atau hingga 2018. “Artinya, dalam satu tahun, kami mampu merekrut wirausaha baru sebanyak 20-25 ribu pelaku usaha,” ucap Anton.  (ADR)

Related posts