Sulit Diperoleh, Harga Elpiji 3 Kilo Melejit

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Ketersediaan bahan pokok, seperti elpiji, merupakan hal penting dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Namun, masyarakat di beberapa titik Bandung Raya, satu di antaranya, wilayah Ciparay, Kabupaten Bandung, hampir satu pekan terakhir, kesulitan memperoleh elpiji ukuran 3 kilogram.

“Sudah lima hari, kami sulit mendapatkan elpiji 3 kilogram. Kalau pun ada, harganya luar biasa melambung. Saat ini, harganya mencapai Rp 30 ribu per tabung,” tandas Yoga, warga Ciparay, Kamis (26/2).

Ayah tiga anak ini mengutarakan, warga sudah berusaha mencari dan memperoleh komoditi tersebut. Menurutnya, beberapa tempat penjualan elpiji 3 kilogram pun tidak tersedia. Misalnya, minimarket, warung-warung, agen penjualan, dan sebagainya, warga tidak memperoleh komoditi itu. “Jika ada, selain harganya melambung, warga berebut. Ini situasi yang menyulitkan. Kami harap, pemerintah dan PT Pertamina segera melakukan langkah-langkah untuk memenuhi kebutuhan,” paparnya.

Sementara itu, Milla Suciyani, External Relation PT Pertamina Pemasaran Jawa Bagian Barat, mengemukakan, pihaknya bersiap menggelar operasi pasar elpiji 3 kilogram. Hal itu, jelas Milla agar masyarakat tidak kesulitan memperoleh elpiji 3 kilogram. Selain itu, lanjut dia, sebagai upaya pengendalian harga. Rencananya, ungkap dia, pihaknya menggelar OP elpiji 3 kilogram di beberapa titik.

Di antaranya, pada Rabu (25/2), tuturnya, OP elpiji 3 kilogram berlangsung di Tambun-Bekasi, Cikarang-Bekasi, Citeurep-Bogor. Akan tetapi, tukasnya, respon masyarakat tidak terlalu baik. Saat itu, ujar dia, pihaknya menyediakan 560 tabung. Namun, yang terjual, sambungnya, hanya 40-60 tabung.

Kendati begitu, tegas Milla, pihaknya tetap menggulirkan OP elpiji 3 kilogram pada titik-titik berbeda hingga masyarakat tidak lagi kesulitan memperoleh produk vital tersebut. Untuk Kamis (26/2), sahut Milla, pihaknya melangsungkan OP elpiji 3 kilogram di Sukmajaya, Cinere-Depok, Cibinong, dan Tamansari – Bogor.

Upaya lainnya, tambah dia, pihaknya menambah pasokan ke berbagai daerah. Pada 25-27 Februari 2015, sebut dia, pihaknya menambah pasokan ke Bogor sekitar 260.000 tabung, Depok sekitar 93.000 tabung. Lalu, imbuh dia, Cirebon, Majalengka, Kuningan, Garut dan Cianjur. Untuk daerah-daerah tersebut, penambahannya 50 persen alokasi harian.

Langkah selanjutnya, seru Milla, lembaga BUMN itu pun memaksimalkan banyak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai lokasi sebagai outlet Elpiji 3 Kg. “Jika sulit memperoleh Elpiji 3 kilogram dalam harga wajar, masyarakat bisa mendatangi SPBU,” tutup Milla.  (ADR)

Related posts