Monday , 18 November 2019
Home » Nasional » Serikat Pekerja Jabar Pesimistis Menaker Ida Fauziah Bisa Bawa Perubahan

Serikat Pekerja Jabar Pesimistis Menaker Ida Fauziah Bisa Bawa Perubahan

Ida Fauziah
Ida Fauziah

JABARTODAY.COM, BANDUNG — Serikat pekerja/buruh di Jawa Barat menyatakan pesimistis Menteri Ketenagakerjaan yang baru di Kabinet Indonesia Maju, Ida Fauziah, mampu membawa perubahan positif bagi kalangan buruh.

Salah satu alasannya, Ida Fauziah belum pernah berkecimpung dalam persoalan buruh dan ketenagakerjaan.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat, Roy Jinto, menilai penempatan Ida Fauziah  di posisi menteri tenaga kerja kurang pas karena belum pernah mengurusi bidang ketenagakerjaan.

“Buruh kurang yakin menteri ketenagakerjaan bisa membawa perubahan terhadap nasib buruh,” kata Roy di Bandung, Kamis (24/10/2019).

Diungkapkannya, saat di DPR, Ida tidak berkecimpung pada dunia ketenagakerjaan, tapi lebih banyak duduk di Komisi VIII yang menjadi mitra kerja Kementerian Agama, Kementerian Sosial, Kementerian PPA, dan lainnya.

Kendati begitu, pihaknya tetap berharap menteri baru mau mencabut aturan yang tumpang tindih, terutama aturan yang bertentangan dengan UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. “Termasuk tidak melakukan revisi UU Ketenagakerjaan yang merugikan kaum buruh,” imbuhnya.

Di sisi lain, mantan Menaker Hanif Dhakiri mengatakan, Ida akan membawa kementerian tersebut tumbuh dan dapat hadir bagi seluruh pekerja Indonesia. Hanif pun berharap kehadiran Kemenaker bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Di bawah Bu Ida nanti, temen-temen juga bisa tetap solid, tetap kompak, dan menyokong Bu Ida sebaik mungkin dan melakukan terobosan inovasi. Semoga Kemenaker ini kehadirannya bisa dirasa kehadirannya oleh masyarakat,” katanya saat serah terima dengan Ida di Jakarta, Rabu (23/10).

Hanif juga meminta seluruh jajaran di Kementerian Ketenagakerjaan memberikan dukungan kepada Ida Fauziah sebagai pimpinan yang baru. (Antara)

 

Baca Juga:  Serikat Pekerja Usulkan UMK 2020 Naik 13 Persen