Sepanjang 2016, Kejati Jabar Selamatkan Uang Negara Rp 48 M

Kepala Kejati Jabar Setia Untung Arimuladi memberikan keterangan pada awak media usai press gathering, Selasa (27/12). (jabartoday/avila dwiputra)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sepanjang tahun 2016 berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 48.239.668.820. Jumlah itu berasal dari 60 perkara tindak pidana korupsi yang ditangani kejaksaan sejak Januari hingga Desember 2016.

“Dalam periode tersebut, Kejati Jabar melakukan penyelidikan sebanyak 69 perkara, penyidikan 37 perkara, penuntutan 83 perkara, dimana 23 perkara merupakan hasil penyidikan kepolisian,” ujar Kepala Kejati Jabar Setia Untung Arimuladi, dalam Press Gathering Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Selasa (27/12).

Selain itu, Kejati Jabar juga mengembalikan uang pengganti yang dibayar terpidana korupsi ke kas negara sebesar Rp 121.597.384.934. Hal serupa dilakukan Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang telah menyelamatkan aset/keuangan negara dengan total Rp 20.198.541.403. Sedangkan, capaian kinerja Bidang Pembinaan berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak, yang meraih Rp 60.139.195.784. “Jumlah itu melampaui target PNPB yang ditetapkan, yakni Rp 6.777.265.000, atau sekitar 995,1 persen,” sebut Untung.

Menurut Untung, pengembalian kerugian negara menjadi penting, karena esensi tindak pidana korupsi itu terkait hilangnya uang negara, yang berakibat terganggunya ekonomi nasional, juga menghambat pembangunan. “Mudah-mudahan dengan berbagai program yang kita lakukan, praktik tindak pidana dapat ditekan atau dihilangkan,” ucap Untung. (vil)

Related posts