Sembako Murah untuk Warga Kurang Mampu

  • Whatsapp
PIC MCP Fery Candra saat memberikan sembako murah, Sabtu (17/12). (jabartoday/eddy koesman)
PIC MCP Fery Candra saat memberikan sembako murah, Sabtu (17/12). (jabartoday/eddy koesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG PIC Mega Candra Purabuana (MCP) Kota Bandung, Fery Candra mengatakan, melalui Artha Graha Peduli, kegiatan “Pasar Murah Peduli Untuk Berbagi”  dilaksanakan di Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, 17, 18, dan 20 Desember 2016, dengan menyalurkan tidak kurang dari 500 paket sembako murah.

Kalender tahunan ini, sahut Fery, diproyeksikan untuk melayani warga kurang mampu. “Target penjualan sembako murah itu, dalam dua hari pertama sekira 300 paket, atau melalui penjualan 150 paket per harinya. Sedangkan 200 paket sembako lainnya, disalurkan di hari penutupan,” ujar Feri, di lokasi Pasar Murah Peduli Untuk Berbagi, di Jalan Karawang, Sabtu (17/12).

Feri menjelaskan, pada hari pertama, penjualan sembako murah melayani warga RW 01,02, dan 03. Sedang pada hari ke-2, penjualan khusus untuk warga RW 05, 06, 07, dan 08.    “Untuk penjualan hari terakhir panitia melayani warga RW 04 dan warga lainnya yang belum terlayani,” terang Feri.

Sebelumnya, Koordinator Panitia Pasar Murah Artha Graha Peduli Andy Kasih mengungkapkan, gelaran pasar murah tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Tidak hanya di Bandung, melainkan di seluruh Indonesia sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru.

“Selama tahun 2016 Pasar Murah AGP telah menjangkau 2.000 titik di seluruh Indonesia, dengan memberikan subsisi lebih dari 50 persen. Pasar Murah pun difokuskan untuk masyarakat kurang mampu,” tutur Andy.

Selain itu, beragam jenis kegiatan kemanusiaan juga dilakukan, termasuk bantuan terhadap korban bencana mulai dari Aceh hingga Papua melalui unit-unit usaha AGP. “Kepedulian untuk berbagi merupakan komitmen dari pendiri Yayasan AGP. Maka, dengan filosofi pengabdian kepada masyarakat dan bangsa Indonesia, menjadi jati diri yang melekat dalam setiap kegiatan,” pungkas Andy. (koe)

Related posts