Rilis varian Anyar, TAM Siap Dominasi MPV Medium

  • Whatsapp

jabartoday.com/erwin adriansyah
jabartoday.com/erwin adriansyah
JABARTODAY.COM -BANDUNG — Sejak awal 2015, ekonomi nasional mengalami berbagai kendala sebagai efek global. Satu di antaranya, depresiasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Akibatnya, terjadi perlambatan pertumbuhan dalam berbagai sektor. Hal itu pun dirasakan para pelaku bisnis otomotif nasional.

“Tahun ini, memang otomotif mengalami perlambatan. Hingga akhir tahun, perkiraannya turun 18 persen lebih rendah daripada 2014,” Rahmat Samulo, Marketing Dir PT Toyota Astra Motor (TAM), pada peluncuran All New Toyota Innova di Hotel Harris, Jalan BKR Bandung, Selasa (24/11).

Rahmat meneruskan, kondisi itu sebagai dampak ekonomi makro. Akibatnya, hampir seluruh lini bisnis nasional, termasuk otomotif, mengalami koreksi rencana bisnis. Otomatis, pihaknya pun turut melakukan koreksi.

Rahmat mengatakan, bukti perlambatan otomotif, tahun lalu, penjualan seluruh brand mobil, kira-kira, mencapai angka 2 juta unit. Tahun ini, katanya, prediksinya sekitar 1-1,3 juta unit.

Kendati begitu, tuturnya, sejauh ini, pihaknya masih mendominasi pasar mobil nasional. Untuk menjaga hegemoninya sekaligus mendongkrak kinerja, pihaknya menyusun dan menyiapkan sejumlah rancangan. Satu di antaranya, menjaga dominasi pasar MPV Medium. Caranya, merilis produk terkini segmen itu, All New Innova.

Pada segmen MPV Medium, melalui produk Toyota Innova, yang rilis perdana 2004, pihaknya meraih pangsa pasar hampir menyentuh level 90 persen. Sebenarnya, ungkap dia, Innova merupakan generasi ke-6 Toyota Kijang, yang pertama kali hadir pada 1977.

Ternyata, kehadiran Kijang mendapat respon positif. Karenanya, pihaknya terus melakukan pengembangan hingga akhirnya, hadir Toyota Kijang Innova. “Sejak 1977 sampai saat ini, mulai Kijang Seri I sampai Innova, penjualannya 1,6 juta unit. Karena respon positif itulah, kami merilis All New Innova,” paparnya.

Hebatnya, Innova tidak hanya diminati publik nasional. Akan tetapi, juga diterima publik sejumlah negara ASEAN, Asia Pasifik, Timur Tengah. Misalnya, sebut Rahmat, Malaysia, Thailand, Taiwan, Vietnam, Kuwait, Oman, dan Australia.

Lalu bagaimana dengan Jabar? Rahmat mengungkapkan, pada segmen MPV Medium, Tatar Pasundan merupakan titik penjualan tertinggi kedua setelah Jakarta. “Khusus pasar Innova, kontribusi Jabar terhadap nasional sebesar 22 persen,” sahutnya.

Ardran Nur, Operation Manager Auto 2000 Jabar, menambahkan, di wilayah kerjanya, hingga triwulan III 2015, total penjualan MPV Medium sebanyak 4.782 unit. “Sebanyak 80,4 persennya atau sekitar 3.843 unit merupakan penjualan Toyota Innova,” imbuh Ardian.

Tahun lalu, tukasnya, total penjualan MPV Medium sejumlah 7.758 unit. Toyota Innova, seru Ardian, mencatat penjualan tertinggi, yaitu 5.230 unit. “Kehadiran All New Innova, kami harap dapat mendongkrak pangsa pasar menjadi 85-90 persen,” pungkasnya. (ADR)

Related posts