Politisi Golkar: Jangan Percaya Calo, Sistem CAT Jamin Peserta CPNS

Ilustrasi (istimewa)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur oleh janji-janji oknum yang dapat meloloskan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.

“Janji seperti itu pasti penipuan, karena tidak ada seorangpun yang bisa mempengaruhi hasil seleksi CPNS yang diselenggarakan pemerintah. Momemtum penerimaan CPNS tak menutup kemungkinan dimanfaatkan orang-orang tidak bertanggungjawab. Padahal, orang itu tidak dapat menjamin kelulusan peserta tes CPNS,” ujar Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Rizal Khaerul, Senin (27/7/2020).

Menurutnya, kunci keberhasilan dalam mengikuti tes CPNS, terletak pada kemampuan dalam mengerjakan soal-soal tes dan menyelesaikan proses seleksi. Sistem penerimaan CPNS bersifat normatif by sistem serta transparan dan akuntabel, tidak mungkin ada yang bisa mengutak-atik hasilnya.

Peserta tes CPNS akan berhadapan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang tidak bisa dibohongi, dipermainkan, atau disuap. Prosesnya secara online dan hasilnya bisa dilihat langsung peserta seleksi. Dengan sistem seperti itu, tertutup rapat-rapat proses titip menitip.

“Tes dilakukan secara online. Hasilnya terpampang langsung. Maka, peserta dapat mengukur kemampuannya. Bahkan bisa memperkirakan lulus atau tidak lulus,” urai Rizal.   

Baca Juga

Terkait peserta tes CPNS Pemkot Bandung, yang telah dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab, hingga ada belasan orang yang sudah mengantongi surat keputusan CPNS, bahkan ditempatan di OPD tertentu, Rizal mengaku kaget.

“Informasi ini akan saya tindak lanjuti. Karena banyak yang dirugikan. BKPP harus menindak lanjuti dan menyampaikannya kepada publik,” kata Rizal.

Peserta seleksi CPNS Pemkot Bandung, semula 20 ribu , setelah seleksi kompetensi dasar menjadi 2.604 peserta untuk menjaring 868 peserta sesuai kuota yang diberikan pemerintah pusat.

Atas referensi tersebut politisi partai Golkar ini mengingatkan kepada ASN Kota Bandung, jangan coba coba menjaniikan kelulusan CPNS.

“PNS yang terbukti lakukan penipuan CPNS bisa dipecat tidak hormat,” pungkas Rizal. (*)

Related posts