Pertalite Harus Lebih Efisien

Acuviarta Kartabi. (ISTIMEWA)
Acuviarta Kartabi. (ISTIMEWA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Hari ini, Jumat (24/7), PT Pertamina, secara resmi, merilis, memperjualbelikan, dan mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM) jenis terbaru yang memiliki tingkat oktan lebih tinggi daripada premium, yaitu ron 90. Beberapa kota besar menjadi titik awal kehadiran Pertalite, satu di antaranya, Bandung.

Ekonomi Universitas Pasundan (Unpas), Acuviarta Kartabi, berpendapat, kehadiran Pertalite sebagai BBM pengganti premium ron 88 bukan sekadar aksi korporasi, melainkan sebuah bagian yang punya keterikatan kuat dengan program pemerintah lainnya. “Misalnya, pengembangan kilang baru, program eksplorasi-eksploitasi, termasuk konsumsi BBM, dan bagaimana pengembangan sarana infrastrukturnya,” tandas Acu, sapaan akrabnya, Jumat (24/7).

Acu meneruskan, hadirnya BBM jenis baru yang berharga jual Rp 8.400 per liter itu pun harus lebih efisien, baik dalam hal pengadaan, maupun produksinya, termasuk kualitasnya. Pasalnya, menurut Acu, produksi dan pengadaan Premium ron 88 tidak efisien. Selain itu, lanjutnya, kualitas Premium Ron 88 pun tergolong rendah. “Pertalite pun bersifat intermediary produk. Dalam jangka menengah-panjang, konsumsi BBM harus beralih pada BBM yang berkualitas tinggi serta ramah lingkungan,” sahut Acu.

Acu berpendapat, secara makro, kehadiran BBM jenis terkini tersebut harus dapat berfungsi sebagai sarana meminimalisir efek perubahan harga BBM terhadap anggaran fiskal. Termasuk, imbuh dia, implikasi Pertalite bagi stablitas harga berbagai barang dan produk.Efisiensi pun mencakup beragam biaya, termasuk produksi dan distribusi. Hal penting lainnya, kata Acu, perlu adanya adanya transparasi biaya produksi.

Diutarakan, tentu saja, hadirnya pertalite berdampak bagi publik. Secara langsung, ujar dia, efeknya terhadap ekonomi yaitu Pertalite harus mampu menjawab ketidakpastian dalam hal harga, biaya produksi, distribusi, pasokan, dan lainnya. “Bukan sebaliknya, memunculkan ketidakpastian baru,” ucapnya..

Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional ( BPKN), Firman Turmantara, menyatakan, Pertalite memberikan opsi dan alternatif baru bagi konsumen. Sejatinya, tutur Firman, Pertalite untuk memenuhi hak konsumen memperoleh produk BBM. Menurutnya, kaitan dengan Pertalite, hal terpenting bagi konsumen adalah PT Pertamina menjamin pasokannya. “Pasokan itu tidak hanya Pertalite, tetapi juga BBM lain, termasuk premium dan lainnya,” tutur dia.  (ADR)

Related posts