Home » Politik » PDLN Anggota Dewan Sesuai Perundang-undangan

PDLN Anggota Dewan Sesuai Perundang-undangan

Sekretaris DPRD Kota Bandung M Salman Fauzi. (jabartoday/eddy koesman)

JABARTODAY.COM- BANDUNG Sekretaris DPRD Kota Bandung Muhammad Salman Fauzi memberikan penjelasan terhadap kegiatan perjalanan dinas luar negeri (PDLN) anggota dewan yang belakangan menjadi sorotan masyarakat. Menurutnya, setiap kegiatan PDLN anggota dewan telah memenuhi prosedural sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Perjalanan dinas luar negeri anggota dewan itu secara administrasi sah dan legal,” kata Salman, saat dikonfirmasi di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (3/10).

Perjalanan dinas keluar negeri para wakil rakyat diproyeksikan untuk 50 orang anggota. Namun, terang Salman, selama ini anggota DPRD Kota Bandung jarang menggunakan perjalanan dinas luar negeri.

“Penggunaan PDLN di Dewan Kota Bandung, digunakan jika ada undangan dari luar negeri melalui eksekutif,” ujar Salman.

Untuk pembiayaan PDLN wakil rakyat tersebut, dalam RAPBD 2020 dialokasikan Rp 1 miliar, dan itu pasti sudah melalui rasionalisasi. Maka sejatinya anggaran perjalanan luar negeri tersebut yang lebih besar ada di eksekutif.

“Tapi anggaran yang dialokasikan jarang sekali diserap,” imbuh Salman.

Ketika ditanya terkait output yang akan diperoleh dalam PDLN wakil rakyat ke negara-negara tujuan, Salman menjelaskan, bahwa outputnya demi kepentingan pemerintah daerah dan masyarakat Kota Bandung.

“Tujuan ke luar negeri biasanya untuk memperdalam kerja sama di bidang yang dianggap prioritas,” sebutnya.

Lantas apa urgensinya bagi para anggota dewan mengikuti perjalanan dinas keluar negeri itu?

“Kunjungan ini tetap ada manfaatnya, bagi anggota dewan dalam mengembangkan kerjasama yang bisa ditingkatkan.  Dan mereka bisa memberikan pengalamannya kepada masyarakat saat mereka kembali ke tengah-tengah masyarakat,” pungkas Salman. (edi)