Pasarkan CRV, Honda Bidik Segmen Menengah

jabartoday.com (erwin adriansyah)
jabartoday.com
(erwin adriansyah)

JABARTODAY.COM – BANDUNG
Memiliki dan membidik segmen pasar tertentu menjadi salah satu strategi yang diusung dunia industri. Strategi dan langkah yang sama juga dilakukan PT Honda Prospect Motor (HPM), selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Honda mobil di Indonesia. Hal itu demi menjaga sekaligus mendongkrak kinerja bisnisnya di tanah air.

PT Honda Bandung Center (HBC), main dealer PT HPM area Jabar-Banten, membidik kalangan menengah-atas dalam upayanya meraih pangsa pasar varian terkininya, Honda New CRV. “Untuk varian ini, target pasar kami adalah kalangan menengah-atas. Yaitu, mereka yang sudah memiliki kendaraan, dan berpenghasilan Rp 300-500 juta per tahun,” tandas Iwan Tjandradinata, Direktur PT HBC pada peluncuran Honda New CRV di Trans Studio Mal, Jalan Gatot Subroto Bandung, belum lama ini.

Iwan mengemukakan, Honda New CRV, yang harga jual di Jabar mulai Rp 398 juta, menjadi salah satu produk andalannya untuk mendongkrak kinerja penjualan pada tahun ini. Pasalnya, jelas dia, realisasi penjualan 2014 mengalami peningkatan yang luar biasa. Pertumbuhannya, ujar dia, sangat signifikan jika perbandingannya dengan realisasi 2013.

Disebutkan, di Jabar, pada periode Januari-Desember 2013, total penjualan seluruh varian Honda mencapai 10.133 unit. Namun, pada 2014, meski merupakan tahun yang penuh agenda politik, ternyata, realisasi penjualan melejit menjadi 17.196 unit. “Khusus CRV, penjualan tahun lalu sebanyak 668 unit. Tahun ini, proyeksi kami naik menjadi 800-900 unit,” cetus Iwan.

Di tempat yang sama, Operation Manager PT HBC, Junianto Naibaho, menambahkan, sejak 2009 sampai 2014, industri otomotif mencatat kinerja positif. Tahun lalu, sebut dia, secara total, penjualan mobil mencapai 1.208.396 unit. Memang, aku dia, kinerja penjualan otomotif 2014 melambat 7,5 persen daripada 2013. Itu karena, jelasnya, adanya beberapa momen dan agenda besar, yaitu Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres). Akan tetapi, secara umum, lanjutnya, kinerja dunia otomotif tetap positif.

Junianto mengungkapkan, di wilayah kerjanya, demi terus menjaga sekaligus meningkatkan kinerjanya, pihaknya merencanakan berbagai strategi. Di antaranya, tutur dia, dalam hal jaringan. Menurutnya, kehadiran jaringan menjadi unsur penting dalam menopang kinerja bisnis.

Karenanya, sahut dia, tahun ini, di Jabar, pihaknya berencana melakukan penambahan jaringan. “Ada 2 titik di Jabar yang kami jadikan pengembangan dan penambahan jaringan pada tahun ini. Ke-2 titik tersebut, yaitu Indramayu dan Sukabumi,” tutup Junianto. (ADR)

Related posts