Munas Skors, Pimpinan Sidang Nahkodai HIPMI

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG
Perisitiwa memprihatinkan terjadi saat berlangsungnya ajang Musyarawah Nasional (Munas) XV Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, yang sedianya berlangsung 11-13 Januari 2015 di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto Bandung. Ajang tiga tahunan tersebut ternoda oleh adanya kericuhan antarpeserta.

Kabarnya, kericuhan itu terjadi ketika berlangsungnya Sidang Pleno ke-3, yaitu ketika membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) tentang persyaratan Ketua Umum BPP HIPMI. Adanya insiden tersebut, Munas XV, yang salah satu agendanya memilih Ketua Umum BPP HIPMI periode 2015-2018 tidak menghasilkan putusan. Bahkan, AD-ART pun belum ada persetujuan.Padahal, munas tersebut mengagendakan sidang pleno 4 kali. Pleno terakhir adalah memilih dan memutuskan Ketua Umum BPP HIPMI.

Karena itu, pimpinan BPP HIPMI, untuk sementara, dijabat Pimpinan Sidang Munas XV HIPMI. Adalah Alex Yahya Datuk yang menjadi Pimpnan Sidang Munas XV HIPMI. Dalam menjalankan tugasnya, Alex dibantu rekannya yang juga menjadi unsur pimpinan Munas XV HIPMI. Yaitu, Oke Junjunan, Umar Lessy, I Made Dwi Endrawan, dan Benny Batubara.

“Memang benar. Munas kali ini, dinamikanya luar biasa. Mungkin, itu karena kawan-kawan dari berbagai daerah begitu antusias dan bersemangat. Sayangnya, waktu pelaksanaan terbatas sehingga tidak cukup waktu untuk menuntaskan sidang. Rencananya, munas ini tuntas 13 Januari 2015. Tapi, hingga pleno ke-3, belum terjadi kesepakatan. Karenanya, kami memutuskan untuk men-skors munas,” tandas Alex, pada jumpa pers di Board Room 2 Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto Bandung, Rabu (14/1).

Alex mengemukakan, pihaknya belum dapat menentukan kapan munas berlanjut. Dijelaskan, apabila mengacu pada AD-ART HIPMI yang lama, masa skors berlangsung maksimal 6 bulan. Namun, tegas Alex, pihaknya berkeyakinan bahwa dalam waktu dekat, Munas XV HIPMI dapat dilanjutkan.

Upaya yang ditempuh Alex bersama rekan-rekannya itu tidak lain sebagai sebuah strategi untuk meneduhkan dan mendinginkan kondisi Munas XV HIPMI yang berlangsung alot dan panas. Agar dapat berlanjut, tuturnya, pihaknya segera melakukan langkah-langkah strategis. Di antaranya, ungkap dia, berkonsultasi dengan para senior, pembina, dan penasihat. “Itu kami lakukan untuk mencari jalan keluar dan solusi permasalahan pada munas kali ini. Semangat HIPMI adalah kekeluargaan. Jadi, kami membuka pintu komunikasi selebar-lebarnya,” tutup Alex. (ADR)

Related posts