Lembur untuk Kejar Tenggat Waktu Pendataan e-KTP

Istimewa
Istimewa

JABARTODAY.COM – BANDUNG Menambah jam kerja menjadi salah satu upaya Kecamatan Bandung Kulon dalam melayani perekaman data untuk Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Camat Bandung Kulon Dadan H. Guratman memaparkan, demi memenuhi tenggat waktu yang diinginkan pemerintah, pihaknya kadang bekerja hingga pukul 02.00.

“Kita malah sampai lembur hingga pukul 23.00, bahkan sampai pukul 03.00 pagi, karena membludaknya masyarakat yang melakukan pendataan,” ujar Dadan, di gedung parlemen, Rabu (12/10).

Dadan mengungkap, sekitar 4 ribu jiwa masih belum dilakukan perekaman e-KTP. Angka itu menurun dari sekitar 15 ribu jiwa yang belum terdata sebelumnya. Pasalnya, tiap hari, pihak kecamatan melakukan pendataan hingga 200 orang. “Untung kami mendapat tambahan satu alat perekam dari pemerintah pusat. Jadi sekarang tiap hari, kita melakukan pendataan hingga 400 orang,” tukas Dadan.

Pihaknya menargetkan perekaman data rampung akhir tahun ini. Dadan juga mengklaim, pihaknya tidak panik, karena tenggat waktu yang diberikan pemerintah diperpanjang. Agar masyarakat tidak cemas dengan kepemilikan KTP elektronik, pihaknya memberikan surat keterangan, sebelum adanya blangko. “Tidak hanya kami yang kekurangan blangko, semua juga. Jadi kami memberikan surat keterangan kepada masyarakat,” tandas mantan Sekretaris Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Bandung itu.

Sebelumnya, hal serupa terjadi di Kecamatan Kiaracondong. Pasalnya, masih ada ribuan warga yang belum melakukan perekaman data tersebut.
“Ada sekitar 9.400 warga yang belum tercatat datanya. Tapi mungkin sekarang tinggal 4000-an warga yang belum melakukan perekaman data,” ungkap Camat Kiaracondong Tarya, beberapa waktu lalu. (vil)

Related posts