Jadi Bank Gateway, OCBC NISP Siapkan Beragam Instrumen

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Sejak September, lembaga jasa keuangan yang menjadi gateway tax amnesty bertambah. Adalah bank OCBC NISP, yang menjadi satu di antara perbankan gateway tax amnesty.

“Kami sudah menyiapkan sejumlah produk, baik utk investasi individu, investasi khusus repatriasi, investasi treasury,” tandas Hengky Kurniawan, Region Head Network Group Bank OCBC NISP, di Kantor Cabang Utama Bank OCBC bandung, Jalan Taman Cibeunying Bandung, Rabu (12/10).

Dijelaskan, untuk instrumen investasi individu, pihaknya menyiapkan beberapa produk. Yaitu, sebutnya, deposito, tabungan, giro, reksadana pasar uang, reksa dana pasar tetap, reksadana campuran, reksa dana saham, reksadana terproteksi, dan obligaai, asuransi.

Untuk Investasi khusus repatriasi, lanjutnya, pihaknyaenyiapkan investasi khusus bermata uang rupiah, dolar AS,  dan Dolar Australa. Misalnya, kata dia, deposito rupiah dan Dolar AS-Australia, obligaai, aset link,  obligasi indon. “Sedangkan treasury antara lain obligasi pemerintah, produk terstruktur,” katanya.

Menurutnya, produk finansial yg diminati publik berkenaan dengan tax amnesty adalah deposito san obligasi. Pasalnya, jelas dia, itu berkaitan dengan profil nasabah. Dia berpendapat, umumnya, publik di indonesia condong pada hal yang pasti.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Keuangan, sejauh ini, total dana deklarasi mencapai Rp 3.800 triliun. Sekitar Rp 2.700 triliun di antaranya asal dalam negeri, dan Rp 981 triliun luar negeri.

Sementara total sana tebusan mencapai Rp 93 triliun.  Angka itu terdiri atas Rp  80 triliun dana perorangan non-usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), lalu Rp
10,3 triliun adalah dana badan usaha non-UMKM. Kemudian, Rp 2,7 triliun merupakan dana perorangan dan badan usaha UMKM.  (win)

Related posts