Friday , 15 November 2019
Home » Bandung Raya » Dewan Minta Revitalisasi Taman Konservasi Tegalega Ditunda

Dewan Minta Revitalisasi Taman Konservasi Tegalega Ditunda

Istimewa
Istimewa

JABARTODAY.COM – BANDUNG Revitalisasi Taman Konservasi Tegalega terpaksa ditunda, setelah DPRD Kota Bandung memberikan masukan untuk merevisi detail engineering design (DED) proyek tersebut.

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Folmer SM Silalahi mengatakan, dewan menemukan ketidaksesuaian fungsi taman dalam DED sebelumnya. “Hal ini dibuktikan dengan banyaknya rencana pembangunan sarana publik,” tukas Folmer, di Gedung Parlemen, Kamis (13/10).

Padahal, Folmer menilai, keberadaan Taman Konservasi Tegalega sangat penting mengingat tempat ini menjadi langkah melestarikan segala aspek di dalamnya. “Tetapi pada kenyataannya tidak seperti itu, lebih banyak fungsi ekonomi seperti sarana rekreasi, olahraga dan lain-lain. Kalau terlalu banyak aktivitas publik disitu, fungsi dari taman konservasi akan berkurang,” keluh Folmer.

Dengan adanya ini, DPRD tidak memerkenankan Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung, melanjutkan proyek selama revisi DED belum terselesaikan. Namun demikian, dewan tidak melarang adanya beberapa pengerjaan. “Yang tidak mengganggu silahkan dikerjakan. Kita hanya meminta tidak mengerjakan beberapa poin yang kita nilai kurang perhatikan fungsi taman, seperti rencana penebangan pohon, pengerasan tanah, dan lainnya,” sahut politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

Pada tahap pertama, proses revitalisasi Taman Konservasi Tegalega meliputi area tugu, tempat upacara, dan taman air yang berada dekat kolam renang sekarang ini. Dana yang digelontorkan mencapai Rp 19 miliar.

Selain Monumen Bandung Lautan Api, akan ada menara seperti Marina Bay Sands di Singapura, yang tingginya mencapai 100 meter. Dilihat dari desainnya, menara ini berbentuk seperti dua kaki yang menopang sebuah bangunan berbentuk lonjong di atasnya. (vil)