Thursday , 21 November 2019
Home » Bandung Raya » Jasa Raharja Siap Bayarkan Santunan Bagi Wanti

Jasa Raharja Siap Bayarkan Santunan Bagi Wanti

jasa raharjaJABARTODAY.COM-BANDUNG
Tiga hari pasca hilang kontaknya Airbus A-320 milik AirAsia Indonesia bernomor QZ 8501, akhirnya, tim pencari berhasil menemukan puing-puing pesawat malang yang mengangkut 155 penumpang dan 6 awak pesawat. Ternyata, di antara para korban, terdapat satu orang asal Bandung Raya.

Jasad tersebut beridentitas Wanti Setiawati, dara yang tinggal di kawasan Kota Cimahi. Alumnus Lembaga Pendidikan Ariyanti Jurusan Perhotelan Angkatan 2004 tersebut tercatat sebagai pramugari Airbus milik AirAsia itu. Mendengar kabar tersebut, sebagai institusi BUMN yang mendapat amanat Undang Undang sebagai lembaga yang memberi perlindungan bagi para korban kecelakaan, baik darat, laut, dan udara, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jabar menyatakan kesiapannya untuk menyalurkan santunan bagi ahli waris mojang kelahiran 14 April 1984 tersebut.

“Pada dasarnya, kami siap untuk menyalurkan santunan bagi korban kecelakaan. Untuk korban meninggal, tentunya, kami salurkan kepada ahli warisnya. Nah, kaitannya dengan kabar tentang adanya korban asal Cimahi dalam peristiwa AirAsia, tentu saja, kami siap,” tandas Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jabar, Edi Supriadi, usai Launching Jilid III Keselamatan Menuju Indonesia Tertib Lalu Lintas di PT Jasa Raharja Cabang Jabar, Jalan Soekarnohatta Bandung, Rabu (31/12).

Namun, lanjut Edi, sebelum melakukan pencairan, pihaknya mengumpulkan informasi berkenaan dengan kabar tersebut. Pihaknya, sahut dia, terus berkoordinasi dengan PT Jasa Raharja (Persero) pusat dalam hal pengumpulan data-data korban. Apabila, tambah dia, ada kepastian bahwa korban memang asal Bandung atau daerah Jabar lainnya, pihaknya segera melakukan pencairan santunan bagi ahli warisnya.

Berkenaan dengan nilai santunan, Edi menyebutkan, berdasarkan peraturan, nilai santunan bagi ahli waris korban tewas kecelakaan bervariasi. Nilai bagi ahli waris korban kecelakaan lalu lintas, angkanya Rp 25 juta. Sedangkan bagi ahli waris korban tewas dalam perjalanan udara, nilai santunannya Rp 50 juta. (ADR)