Home » Hukum » Hina HMI, Mahasiswa IPB Terancam Pidana

Hina HMI, Mahasiswa IPB Terancam Pidana

www.okezone.com

JABARTODAY.COM-JAKARTA. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melaporkan Titis Pratiknyo, mahasiswa IPB terkait komentarnya di media sosial yang menyebut HMI sebagai Himpunan Mahasiswa Iblis ke Mabes Polri, Rabu (12/12/2018). Titis dinilai telah melakukan penghinaan dan atau pencemaran nama baik di media sosial dan dijerat dengan Undang-Undang nomor 11 Tahun 2018 tentang ITE.

Titis menulis komentar pada status Line yang diunggah oleh Ramdani pada Senin (10/12/2018) lalu. Selain menyebut Iblis, Titis juga menuduh keberadaan organisasi mahasiswa terbesar tersebut sebagai penyebab terjadinya kekacauan birokrasi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Indonesia.

HMI melalui Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) sangat menyayangkan atas kejadian pencemaran nama baik tersebut. Apalagi, oknum yang diduga menghina organisasi dengan memplesetkan nama Islam menjadi Iblis itu pernah menduduki beberapa jabatan strategis di kampusnya dan telah mendapatkan beasiswa dari Dompet Dhuafa. Badan hukum organisasi HMI akan mengawal kasus ini hingga selesai dan menghimbau kepada seluruh keluarga besar organisasi tersebut untuk bersikap tenang serta mempercayakan kasus itu kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum.

Ketua LKBHMI, Rahmatullah Rorano berharap aparat penegak hukum segera memproses kejadian pencemaran nama baik yang dilakukan oleh oknum tersebut dan meminta kepada Mabes Polri untuk menangani kasus ini dengan seadil-adilnya karena telah memenuhi unsur pidana.

Perlu diketahui bahwa organisasi HMI adalah organisasi Islam tertua di Indonesia yang didirikan tanggal 5 Februari 1947 dan telah melahirkan tokoh-tokoh berpengaruh di Indonesia. Diantara tokoh-tokoh HMI yang cukup terkenal yaitu Mahfud MD, Jusuf Kalla, Akbar Tandjung, dan juga Anies Baswedan. (Ujang Zakaria/job)