Fraksi NasDem-Hanura Sepakat Koalisi di DPRD Jabar

  • Whatsapp
Ketua DPW Partai NasDem Jabar Eka Santosa (tengah-baju putih) bersalaman dengan Ketua DPD Partai Hanura Jabar Azhar Aung usai menjalin kesepakatan berkoalisi di DPRD Jabar 2014-2019. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)
Ketua DPW Partai NasDem Jabar Eka Santosa (tengah-baju putih) bersalaman dengan Ketua DPD Partai Hanura Jabar Azhar Aung usai menjalin kesepakatan berkoalisi di DPRD Jabar 2014-2019. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Partai Nasional Demokrat dan Partai Hati Nurani Rakyat sepakat bersatu di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat 2014-2019. Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan kedua partai politik di kantor Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jabar, Jalan Cipaganti, Kamis (4/9/2014).

“Sepakat. Kita berkoalisi dengan nama Fraksi NasDem-Hanura di DPRD Jabar 2014-2019,” ujar Ketua DPW NasDem Jabar Eka Santosa sambil menjabat tangan Azhar Aung, Ketua DPD Hanura Jabar.

Menurut Sekretaris DPW NasDem Jabar M. Rachmat, anggota fraksi ini berjumlah 7 orang, terdiri atas empat orang dari Partai NasDem, yakni H.M Iqbal, H.H. Eryani Sulam, H. Rustandi, Tia Fitriani, dan tiga dari Partai Hanura, Hj. Imas Noerani, H. Marjaya Ibrahim, H. Ali Wardana.

Detail kesepakatan lain, diantaranya pembagian waktu pimpinan struktur fraksi masing-masing 2 tahun pertama untuk NasDem dan 2 tahun berikutnya untuk Hanura. Sedangkan, 1 tahun terakhir dipimpin oleh NasDem.

Dari kesepakatan hari ini, struktur pimpinan dan anggota fraksi NasDem–Hanura : H.M Iqbal (Ketua–NasDem), H. Marjaya Ibrahim (Wakil Ketua–Hanura), H.H. Eryani Sulam (Sekretaris–NasDem), Hj. Imas Noeraini (Bendahara–Hanura).

Program bersama yang dibahas cukup mendalam untuk masa dalam jangka pendek, diterangkan Eka, adalah mempertanyakan status hukum atas lahan dan bangunan gedung DPRD Jabar yang hingga kini penggunaannya belum diresmikan karena masih dalam status sengketa antara ahli waris dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Rencananya pada 16 Agustus 2013 lalu akan diresmikan Mendagri (Menteri Dalam Negeri). Hingga kini belum ada ujungnya. Kita harus clear tentang masalah yang banyak dipertanyakan warga Jabar. Kalau perlu fraksi kita bertenda saja sebelum status gedung ini jelas,” papar Eka.

Bahasan lain pada malam itu, yaitu kedua belah pihak saling bertukar informasi tentang visi dan misi partai yang bermuara pada peningkatan harkat dan martabat masyarakat Jabar. (VIL)

Related posts