Emil Beberkan Kunci Organisasi Bisa Tetap Bertahan

  • Whatsapp
Gubernur Jabar Ridwan Kamil memberikan sambutan pada Rakerda Jabar Bergerak, di Hotel Grand Preanger Bandung, Minggu (11/4/2021).

JABARTODAY.COM – BANDUNG Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai organisasi kemanusiaan Jabar Bergerak sudah saatnya menebar kebaikan untuk cakupan yang lebih luas. Pasalnya, kemanusiaan tidak dibatasi wilayah administrasi. Maka tak menutup kemungkinan Jabar Bergerak bisa berubah menjadi Indonesia Bergerak.

“Kalau di Jabarnya sudah luar biasa, maka sudah saatnya menebar kebaikan ke level yang lebih tinggi karena kemanusiaan tidak dibatasi oleh wilayah administrasi. Saya melihat bisa, dari Jabar bergerak menjadi Indonesia bergerak,” ujarnya, saat memberikan arahan pada Rakerda Jabar Bergerak, di Hotel Grand Preanger Bandung, Minggu (11/4/2021).

Emil, sapaan akrab Gubernur, memandang, sejauh ini Jabar Bergerak yang kini memiliki lebih dari seribu relawan telah banyak membantu masyarakat yang membutuhkan. Tak hanya menolong korban bencana alam, organisasi yang berdiri 2019 menjadi mitra pemerintah mengurusi bidang pendidikan, sosial, lingkungan, kesehatan hingga budaya.

“Organisasi ini bergeraknya itu di dunia yang mengubah nasib, seperti menolong yang masih miskin supaya sejahtera, yang hidupnya susah supaya senang, supaya pintar. Itulah esensi dari Jabar Bergerak dan saya sudah melihatnya sejauh ini,” tuturnya.

Tak hanya itu, organisasi yang didirikan Atalia Praratya telah memperlihatkan kemandirian. Tanpa sokongan dana APBD sedikit pun, Jabar Bergerak mampu menjadi organisasi besar yang tersebar di 27 kabupaten/ kota di Jabar.

Baca Juga

“Jabar Bergerak tidak saya kasih anggaran sedikitpun tapi bisa menunjukkan kemandiriannya bahkan ternyata bisa sebesar ini,” imbuhnya.

Agar bisa berumur panjang, dirinya meminta Jabar Bergerak agar melakukan regenerasi dalam tubuh organisasi dan memperbanyak jumlah anggota.

“Semangat regenerasi dan keikhlasan dalam menolong kemanusiaan, itulah yang saya titipkan ke para pengurus,” cetusnya.

Selain regenerasi, kunci organisasi mampu bertahan yaitu harus bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dia meyakini, apabila kepengurusannya masih menggunakan pola pikir lama maka setelah pandemi Covid-19 organisasi ini akan tertinggal. Maka itu, dia meminta Jabar Bergerak selalu terus berinovasi.

Apresiasi diberikan kepada Jabar Bergerak Kabupaten Cianjur sebagai terbanyak inovasi di antara kabupaten/kota lainnya.

Jabar Bergerak merupakan organisasi nirlaba yang beranggotakan para relawan dari berbagai profesi. Mereka telah berkomitmen untuk menjadi golongan yang memberi tanpa pujian dan bergerak tanpa harus menunggu perintah.

“Maka tidak boleh ada anggota yang mencari nafkah di Jabar Bergerak,” tegasnya.

Dalam acara ini, dikukuhkan pula pengurus Jabar Bergerak 27 kabupaten/kota periode tahun 2020-2021. Pengukuhan diwakili Jabar Bergerak Kota Depok dan Kabupaten Majalengka dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Sisanya, ketua umum Jabar Bergerak Tantan Ahmad Santana mengukuhkan secara virtual.

Pada kesempatan tersebut, Emil bersama Atalia menyerahkan piagam penghargaan kepada Jabar Bergerak kabupaten/kota dalam Jabar Bergerak Award 2021.

Adapun penghargaan diberikan kepada Jabar Bergerak Kota Cirebon untuk kategori Kolaborasi Terbaik, Kabupaten Cianjur untuk kategori Inovasi Terbaik, serta Kabupaten Bandung Barat untuk kategori Respons Terbaik. (*)

Berita Terkait