Developer Tunggu Kabar Harga BBM

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Beberapa waktu lalu, pemerintah berwacana untuk kembali melakukan penyesuaian harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Wacana itu membuat banyak pihak menunggu perkembangannya karena kenaikan harga BBM subsidi sangat erat kaitannya dengan kemungkinan terjadinya inflasi.

Sikap menunggu pun dilakukan kalangan pengembang. “Kenaikan harga BBM subsidi dapat membuat harga jual beragam komoditi, termasuk bahan bangunan, turut naik. Jadi, banyak pengembang yang memilih wait and see serta menanti kepastian wacana kenaikan harga jual BBM tersebut,” tandas Ketua DPP Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Seluruh Indonesia (AP2ERSI), Ferry Sandiyana, Kamis (6/11).

Pemilik PT Tujuh Pilar Sarana ini meneruskan, apabila wacana kenaikan harga jual BBM subsidi positif terealisasi, hal itu menyebabkan naiknya harga bahan bangunan. Kondisi itu, lanjut dia, secara otomatis, harga jual hunian pun meningkat. Perkiraannya, kata dia, harga jual hunian berpotensi melejit 10-15 persen jika harga BBM subsidi positif naik.

Meski terbuka potensi kenaikan harga jual bahan bangunan sebagai efek naiknya harga BBM subsidi, Ferry mengutarakan, kalangan pengembang tidak serta merta menaikkan harga jual hunian atau rumah. Itu karena, jelas dia, naiknya harga jual rumah dapat membuat penjualan tumbuh melambat.

Ferry berpendapat, naiknya harga jual BBM subsidi pun dapat berpengaruh pada daya beli masyarakat. Artinya, jelas dia, daya beli masyarakat dapat melemah. Walau begitu, Ferry memprediksi, kondisinya tidak berlangsung terlalu lama. Perkiraannya, ucap Ferry, kondisi pasar, termasuk perumahan kembali normal sekitar 2-3 bulan pasca kenaikan harga BBM.

Melihat kondisi itu, Ferry menyatakan, kalangan pengembang mengharapkan pemerintah memberi dukungan. Bentuknya, ucap dia, melalui kebijakan-kebijakan yang pro-dunia usaha. Apalagi, tegas dia, pemerintah punya kewajiban dalam hal penyediaan rumah bagi masyarakat. “Intinya, butuh insentif bagi sektor properti,” tutup Ferry. (ADR)

 

 

Related posts