CDC Rilis Tiga Gejala Baru Virus Corona

Virus Corona

JABARTODAY.COM — Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika atau The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menambahkan tiga gejala baru virus corona (Covid-19) ke dalam daftar gejala Covid-19 yang sudah dirilis sebelumnya.

Dilansir laman resmi CDC, tiga gejala yang ditambahkan adalah pilek, mual, dan diare. Namun, gejala baru virus corona ini tak dirasakan secara merata pada semua pasien.

Tiga gejala baru terinfeksi Covid-19 ini ditambahkan bersama dengan gejala lain, antara lain demam, kedinginan, batuk, sesak napas, kelelahan, sakit otot, sakit kepala, kehilangan rasa dan membaui, serta sakit tenggorokan.

“Daftar ini belum mencakup semua gejala yang mungkin terjadi. CDC akan terus memperbarui daftar ini karena kami masih mempelajari Covid-19 lebih lanjut,” tulis CDC.

Baca Juga

Sebelumnya, para ahli menyepakati batuk, demam, dan sesak napas sebagai gejala Covid-19. Namun, sejumlah penelitian menemukan gejala-gejala baru yang ditemukan pada pasien terinfeksi corona.

Pada April 2020, CDC menambahkan enam gejala virus corona selain batuk, demam, dan sesak napas, yaitu panas dingin, menggigil, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, serta kehilangan kemampuan mencium bau (anosmia).

CDC juga memperbarui dan memperluas daftar orang yang berisiko lebih tinggi terkena Covid-19.

Orang dewasa yang lebih tua dan orang-orang dengan kondisi medis yang mendasari tetap pada peningkatan risiko penyakit parah, tetapi sekarang CDC memiliki risiko yang terkait dengan usia dan kondisi lebih lanjut.

CDC telah menghapus ambang usia spesifik dari klasifikasi orang dewasa yang lebih tua. CDC sekarang memperingatkan bahwa di antara orang dewasa, risiko meningkat dengan mantap seiring bertambahnya usia, dan bukan hanya mereka yang berusia di atas 65 tahun yang berisiko lebih tinggi.

Data terbaru, termasuk MMWR yang diterbitkan minggu lalu, menunjukkan bahwa semakin tua usia seseorang, semakin tinggi risiko penyakit parah akibat Covid-19.

Usia adalah faktor risiko independen untuk penyakit parah, tetapi risiko pada orang dewasa yang lebih tua juga sebagian terkait dengan peningkatan kemungkinan bahwa orang dewasa yang lebih tua juga memiliki kondisi medis yang mendasarinya.

CDC mengingatkan setiap orang harus terus melakukan bagian mereka untuk menerapkan strategi pencegahan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak sosial, sering mencuci tangan, membatasi kontak dengan dan mendisinfeksi permukaan yang biasa disentuh atau barang-barang bersama.

“Dengan mengambil langkah-langkah ini, Anda dapat membantu melindungi diri sendiri, orang yang Anda cintai, dan orang lain di sekitar Anda, termasuk mereka yang paling rentan terhadap penyakit parah,” tulis CDC.*

Related posts