Tuesday , 25 February 2020
Home » Opini (page 11)

Opini

G30S/PKI, Mengapa Gagal? (1)

Komaruddin Rachmat Tafsir berbeda dari sejarah yang ada tentang G30S/PKI datang pertama kali dari Cornell paper. Naskah university of Cornell tersebut dirumuskan oleh dua ahli Indonesia yaitu Ben Anderson dan Ruth Mc Vey, yang menyatakan …

Read More »

Masa Depan Konsorsium Riset Samudera

Oleh. Tatang Muttaqien, Ph.D   Jika Presiden Joko Widodo memproyeksikan Indonesia untuk menjadi negara dan bangsa yang maju pada tahun 2045, maka peningkatan kualitas litbang menjadi keniscayaan. Beragam sumberdaya litbang akan optimal jika disinergikan dengan …

Read More »

Hari-hari Mencekam (4)

Komaruddin Rachmat Pada 30 September 1965 rakyat Cakung terutama yang tinggal di pinggir jalan menyaksikan pemandangan yang tidak biasa, yaitu pergerakan massa mengenakan yang berpakaian hitam-hitam dan memakai ikat kepala berwarna merah. Kami tidak tahu …

Read More »

Hari-hari Mencekam (3)

Oleh Komaruddin Rachmat Baba Muram dan Danapi sepertinya ditugaskan untuk menjaga kami, karena kerap berada di sekitar kami. Sejatinya selalu berada di rumah  menyiksa bagi saya dan teman-teman, karena kami adalah anak-anak nakal kampung ketika …

Read More »

Hari-Hari Mencekam (2)

Oleh Komaruddin Rachmat Hubungan kekerabatan itu jualah akhirnya yang menyelamatkan anggota PKI di desa kami dari pembersihan pasca peristiwa G30S/PKI, karena data-data keanggotaan PKI mereka dibakar oleh H Skr sebelum RPKAD datang. H Skr adalah …

Read More »

Pengkhianatan G30S PKI Film Sampah?

Oleh: Djoko Edhi Abdurrahman Saya ada di Studio 41 Tendean Jakarta waktu film “G 30 S /PKI” dibuat oleh Arifin C Noor. Saya sempat menjadi Direktur Litbang Studio 41 sampai Dirut Studio 42 Mas Edy …

Read More »

Hari-Hari Mencekam (1)

  Komaruddin Rachmat Ketua Forum Orientasi dan Studi Penguatan Kualitas Masyarakat (Frospekum)   Ketika G 30 S/PKI meledak saya baru berumur 11 tahun, karena saya lahir tahun 1954. Saya lahir dan tinggal di desa Gapura …

Read More »

Kemanusiaan Yang Maksimal

Oleh: Tatang Muttaqin Research Fellow di Groningen Research Centre for Southeast Asia and ASEAN dan anggota the James Coleman Associations.   Suatu saat, dalam tidurnya yang pulas, isteri bermimpi sedih mendalam sampai terisak sehingga akhirnya terbangun dari tidurnya yang …

Read More »

Kaki Pijak Peradaban

Oleh: Fathorrahman* Kita sering mendengar cerita besar tentang jatuhnya suatu peradaban anak-anak manusia. Mengapa mereka maju dan mengapa mereka lalu jatuh? Jatuh dan bangunnya suatu peradaban sejatinya adalah hukum fisika belaka. Juga hukum aksi reaksi …

Read More »

Urgensi Pendidikan Anak Usia Dini

Oleh: Tatang Muttaqin Alumnus the Interuniversity Center for Social Science Theory and Methodology (ICS), The Netherlands yang juga anggota the James Coleman Associations. Pendidikan anak usia dini (PAUD) berperan strategis dalam mengembangkan potensi anak pada masa emas …

Read More »