BPJS Naker Salurkan JKK Miliaran Rupiah

Logo_BPJS_KetenagakerjaanJABARTODAY.COM – BANDUNG
Berdasarkan peraturan dan perundang-undangan, para tenaga kerja berhak memperoleh perlindungan dan jaminan sosial. Karenanya, sebagai lembaga yang mengurusi hal tersebut, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan terus berusaha meningkatkan performa dan kinerjanya. Satu diantaranya, dalam hal pelayanan kepada para pesertanya.
 
Salah satu buktinya, lembaga yang sebelumnya bernama PT Jamsostek (Persero) tersebut tidak hanya menggulirkan program-program yang berkenaan dengan ketenagakerjaan, seperti Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKm), tetapi juga menyalurkan dana klaim ketiga program itu.
 
Seperti yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung I Jawa Barat. Hingga September 2014, lembaga tersebut menyalurkan santunan JKK bernilai miliaran rupiah. “Hingga September tahun ini, kami menyalurkan JKK bernilai Rp 5,6 miliar bagi 1.313 ahli waris. Penyaluran yang terbaru kami lakukan belum lama ini. Kami memberikannya kepada ahli waris pekerja PT Grandtex Industry, yang meninggal di tempat kerjanya,” tukas Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung I, Senin (27/10/2014).
 
Darmadi mengatakan, pihaknya menyalurkan dan memberikan santunan bernilai Rp 112 juta tersebut kepada anak tunggal pekerja yang meninggal tersebut, Roni Suparman. “Benar. Itu kami berikan kepada anak tunggalnya. Korban meninggal di tempat kerjanya. Kami perkirakan, korban meninggal karena sakit,” ucapnya.
 
Meski demikian, terang Darmadi, pihaknya mengatagorikan meninggalnya korban sebagai kecelakaan kerja. Itu karena, terangnya, saat itu, korban sedang menunaikan tugas dan pekerjaannya. Korban sendiri sempat mendapat pertolongan medis Rumah Sakit Umum Daerah Ujung Berung. Sayangnya, tutur Darmadi, korban tidak tertolong.
 
Wiwin, manajemen PT Grandtex Industry, menyambut positif adanya pemberian santunan tersebut. Menurutnya, setidaknya, santunan tersebut dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan korban. “Kami, perusahaan, juga menerima manfaatnya. Itu karena seluruh klaim, pembayarannya oleh BPJS Ketenagakerjaan secara tuntas, tanpa mengganggu finansial perusahaan,” kata dia.
 
Sementara itu, penyaluran tidak hanya dalam hal JKK, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung I pun hingga September, pun menyalurkan JKK dan JHT. Untuk JHT, hingga September 2014, nilai penyaluran jaminan kematian Rp 5 miliar bagi 740 peserta. Sedangkan penyaluran JHT bernilai Rp 162,3 miliar bagi 14.529 peserta. (ADR)

Related posts