Ajang PON Bisa Jadi Momentum Bisnis

PON JabarJABARTODAY.COM – BANDUNG

Dua tahun lagi, Jawa Barat mendapat kehormatan menjadi tuan rumah ajang pesta olah raga empat tahunan, yaitu Pekan Olah Raga Nasional XX. Ternyata, pesta krida multi cabang itu dapat menjadi sebuah momentum ajang bisnis yang menguntungkan.

“Benar. PON dapat menjadi sebuah momentum bisnis. Itu karena perputaran uang selama agenda itu bergulir dapat bernilai sangat besar,” tukas Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Bandung, Deden Y Hidayat, di Graha Kadin Kota Bandung, Selasa (19/8/2014).

Deden mengatakan, sebagai gambaran, tingginya perputaran uang di Jabar, khususnya, Kota Bandung, selama ajang itu bergulir, terlihat pada jumlah atlet dan official tim peserta. Menurutnya, ajang itu diikuti sekitar 50 ribu orang asal 33 provinsi. Mereka, lanjutnya, tinggal di Jabar, termasuk Bandung, selama sekitar 2 pekan.

Prediksi dan asumsinya, lanjut Deden, setiap peserta mengeluarkan dana sekitar Rp 2 juta selama tinggal di Bandung. Artinya, jelas dia, perkiraannya, total cash flow di Bandung selama PON XX berlangsung dapat mencapai Rp 100  miliar.

Deden berpendapat, ada beberapa sektor bisnis yang potensial saat PON XX berlangsung. Antara lain, sebut dia, penginapan, katering, transportas, termasuk telekomunikasi. Bahkan, ucap dia, cukup banyak sektor yang terkena efek positif PON kendati tidak langsung berkaitan atau bersinggungan dengan ajang itu. Karenanya, ucap dia, sebaiknya, para pelaku usaha khususnya di Kota Bandung dapat memanfaatkan momentum tersebut seoptimal mungkin. 

Sebenarnya, ujar dia, agenda PON masih sekitar 2 tahun lagi. Akan tetapi, tukasnya, efek positifnya sudah terasa. Misalnya, adanya berbagai program pembangunan, termasuk perbaikan venue dan infrastruktur penunjang lainnya.

Terpisah, Manager Humas Prama Grand Preanger Windy Hervidya berpandangan para pebisnis hotel mulai merasakan berkah Jabar menjadi tuan rumah PON XX. Dasarnya, sejumlah kontingan sudah memesan kamar. “Untuk ajang PON, okupansi kamar sekitar 50 persen. Perkiraannya, angka okupansi makin tinggi terutama menjelang bergulirnya PON,” imbuh Windy. (ADR)

Related posts