
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Dalam sektor jasa keuangan, khususnya perbankan, struktur keuangan yang kuat dapat menjadi sebuah senjata guna menjaga sekaligus mendongkrak kinerja bisnis. Karenanya, PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk alias bank bjb menyusun rencana untuk memperkuat struktur keuangan sekaligus ekspansi bisnis, utamanya kredit.
“Ya. Kami berencana menerbitkan obligasi. Tujuannya, pemerkuatan struktur keuangan dan ekspansi kredit,” tandas Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan, usai Analyst Meeting 2Q 2017 di Ritz Charlton SCBD Jakarta, belum lama ini.
Ahmad Irfan mengemukakan, rencananya, pihaknya menerbitkan obligasi bernilai Rp 4,5 triliun. Penerbitannya, ujar dia, terdiri atas dua tahap. Pada tahap awal, kata dia, nilainya Rp 2,5 triliun, yang terdiri atas obligasi konvensional berjumlah Rp 1,5 triliun. Sisanya, sebesar Rp 1 triliun, sambung Ahmad Irfan, yaitu obligasi subordinasi. Kemungkinan besar, sahut Ahmad Irfan, pihaknya, yang sudah menentukan underwriter-nya. menerbitkan obligasi subordinasi terlebih dahulu.
Menurutnya, penerbitan obligasi itu sebagaii upaya untuk mengembangkan eksistensi perbankan BUMD Jabar-Banten itu. “Mengembangkan bank bjb menjadi komitmen kami. Tentunya, kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” pungkasnya. (win/ant)





