Di Indonesia, hampir pada momen-momen tertentu, tingkat kebutuhan dan permintaan mengalami kenaikan. Satu diantaranya, terjadi pada setiap momen Ramadhan dan Idul Fitri. Pada momen itu, salah satu komoditi yang mengalami kenaikan permintaan adalah bahan bakar minyak.
Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan, pada Peresmian Gedung Knowledge Center Unpad-Pertamina, Jumat (23/5/2014), memperkirakan terjadi kenaikan kebutuhan BBM sekitar 11 persen. “Tahun lalu pun seperti itu. Untuk tahun ini, perhitungannya masih sesuai kuota. Nanti, kami lihat lagi menjelang Ramadan,” tukas Karen.
Menurutnya, adanya kondisi pada momen seperti Ramadhan, memang memberi dampak. Bagi PT Pertamina, ucap wanita yang tampil tidak seperti biasanya yaitu mengenakan kerudung tersebut, kondisi tersebut berpengaruh pada cash flow lembaga BUMN yang bergerak pada sektor minyak bumi dan gas itu.
Kendati perkiraannya terjadi kenaikan permintaan pada momen Ramadan, Karen menegaskan, pihaknya menjamin bahwa ketersediaan BBM aman. “Tetap tidak ada kekurangan BBM. Walau begitu, kami tetap mengimbau masyarakat supaya berhemat,” tutup Karen. (ADR)






