Home » Bandung Raya » Curug Malela, Kesejukan Tiada Banding

Curug Malela, Kesejukan Tiada Banding

Curug Malela yang memberikan kesejukan berlokasi di Desa Cicadas, Cililin, Kabupaten Bandung Barat. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Curug Malela yang memberikan kesejukan berlokasi di Desa Cicadas, Cililin, Kabupaten Bandung Barat. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Ekstrim! Itulah yang dikatakan oleh salah seorang pengunjung Curug Malela yang ditemui, Minggu (15/12). Ryan (27), mengalami hal yang sangat menantang dalam perjalanan mengunjungi tempat ini. Dari perjalanan menuju tempat ini, mulai dari 3 jam perjalanan menggunakan motor, menghadapi jalan yang buruk dan berbatu sekaligus licin. Hingga medan terjal yang menuju ke air terjun tersebut yang membutuhkan kehati-hatian. “Tapi, puaslah, keren banget,” ujarnya.

Setelah melihat keindahan ciptaan Yang Maha Kuasa, lelah dan emosi menghilang. Air terjun yang indah mengalir dan pemandangan hamparan sawah membuat hati yang lelah menjadi tenang.

Bila anda ingin, tempat wisata yang lengkap, dalam artian mencangkup seluruhnya seperti nyali dan ketenangan, ini tempat yang pas! Mengapa? Karena akses menuju tempat ini jalannya sangat buruk, termasuk jalan menuju ke lembah tempat air terjun berada. Hanya tersedia, tangga beton beberapa dan sisanya dari bebatuan dan tanah.

Bagi anda penyuka motor trail, tempat yang berada di Desa Cicadas, Cililin, Kabupaten Bandung Barat, dapat memuaskan hasrat anda, karena jalan yang berbatu sangat tepat bila menggunakan motor trail. Untuk anda yang penyuka tantangan, hal itu masih belum selesai. Selesai melewati jalan yang buruk dan berlumpur, saat anda menuju ke air terjun anda akan menemukan tantangan baru (apalagi ketika hujan). Akses jalan tanah, berlumpur terjal, akan menguji nyali anda untuk melewati tempat ini menuju sebuah keindahan.

Salah seorang pengunjung Ricki (29), mengalami hal ekstrim di tempat tersebut. Saat datang, cuaca masih cerah, tapi dia telah dihadang oleh medan yang terjal dan berbatu untuk menuju ke air terjun. Saat dia sampai di air terjun, hujan turun dan membuat jalan tanah jadi menjadi berlumpur dan licin, “ekstrim banget, bos, licin kalau ga hati-hati bisa jatuh,” ceritanya.

Jadi, bila anda yang tertarik datang ke tempat ini sebagai tempat wisata alternatif, walau ekstrim, anda akan terhibur dengan indahnya hamparan sawah yang hijau dan cantiknya aliran air terjun tersebut.

Sebagai saran kepada anda yang berkunjung, berhubung akses jalan yang buruk dan juga sempit anda disarankan menggunakan motor (trail lebih disarankan). Bila menggunakan mobil pun tidak apa-apa. Karena ada tukang ojek yang akan mengantar ke tempat dengan tarif sekitar Rp 15.000-25.000.

Selanjutnya, gunakan celana pendek dan sedia baju ganti (agar anda bisa berbasah-basah ria dan mengantisipasi hujan), gunakan sepatu boot atau sepatu yang memiliki pul. Atau lebih baik sandal gunung. Bila terlanjur hujan, anda lebih baik nyeker, untuk mengurangi licin. Disarankan juga untuk beramai-ramai, agar lebih seru.

Jadi bila anda yang menyenangi tantangan dan suka outbound, datanglah ke tempat ini, ajak keluarga dan teman-teman anda. (VIL)

Komentar

komentar