Home » Hukum » Lakukan Pencurian Untuk Biaya Pengobatan Adik

Lakukan Pencurian Untuk Biaya Pengobatan Adik

Para pelaku pencurian sepeda motor yang berhasil ditangkap jajaran Polda Jawa Barat. Komplotan ini mengaku telah melakukan 100 kali pencurian. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Para pelaku pencurian sepeda motor yang berhasil ditangkap jajaran Polda Jawa Barat. Komplotan ini mengaku telah melakukan 100 kali pencurian. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Barat berhasil menangkap komplotan spesialis pencurian kendaraan roda dua. 10 pelaku diciduk polisi dengan yang tiap orangnya memiliki peran masing-masing, yakni pemetik, penadah, perantara, juga yang menawarkan hasil curian ke pembeli.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Martinus Sitompul, seluruh pelaku ditangkap berdasarkan pengembangan dari tersangka H dan TN. ” Mereka mengaku telah melakukan pencurian kurang lebih 100 kali di wilayah Jawa Barat, khususnya di Bandung dan sekitarnya,” ujar Martinus di Mapolda Jabar.

Setelah melakukan pencurian, lanjut Martinus, mereka menyalurkan barang ke daerah Cilamaya Karawang. Tak hanya Karawang, tapi juga Sumedang, Garut, dan Kabupaten Bandung. Ia mengutarakan, akan terus melakukan pengembangan dan mencari kemana barang-barang curian tersebut berada. “Tidak tertutup kemungkinan hanya 10 (pelaku) ini. Kita akan kembangkan di seratus TKP lain di Kota Bandung dan sekitarnya,” tegas Martin.

H sendiri adalah seorang residivis dan berperan sebagai pemetik. Petugas sendiri melumpuhkan dirinya dengan timah panas karena mencoba lari saat akan ditangkap. Peluru itu sendiri menembus kaki kirinya. Ia mengaku, melakukan aksi pencurian karena terdesak kebutuhan uang untuk membiayai pengobatan adiknya. “Saya butuh duit buat bayarin adik saya yang kena penyakit ginjal,” paparnya.

6 unit sepeda motor yang diamankan pihak Polda Jabar, yakni 1 Yamaha V-xion, 1 Yamaha Mio, 1 Honda Beat, 1 Honda Vario, dan 2 Satria FU. Selain itu, disita juga kunci Letter T, mata kunci untuk mencongkel kunci motor juga rantai, serta obeng.

“Bagi yang merasa kehilangan motornya silakan datang ke Polda Jabar dengan menunjukkan STNK, BPKB, dan akan dikembalikan secara gratis,” ucap Martin.

Untuk menghindari hal serupa, Martin meminta kepada masyarakat untuk menjaga kendaraannya, khususnya sepeda motor, dengan kunci ganda. Lalu, saat parkir dimanapun agar menitipkan kepada petugas parkir. “jjngan hanya parkir lalu pergi. Walaupun hanya sebentar sebisa mungkin digandakan keamanannya,” imbaunya. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.