
JABARTODAY.COM – BANDUNG Masalah yang menimpa warga terdampak bencana longsor di Kelurahan Malabar, harus segera diselesaikan. Intinya, warga yang terkena bencana harus diungsikan. Salah satu alternatifnya ke rumah kos-kosanĀ selanjutnya akan dievakuasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial, saat meninjau bangunan yang longsor di anak Kali Cikapundung, RW 05 Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Rabu (1/3).
Dalam peninjauannya, Oded mengunjungi seluruh korban yang terhempas air anak sungai kali Cikapundung. Sekitar 7 bangunan diantaranya rumah warga dan bangunan serba guna rusak akibat longsor yang terjadi sekitar pukul 17.45, Selasa (28/2).
Oded menegaskan, Pemerintah Kota Bandung akan mengusahakan perpindahan korban ke lokasi rusun, agar masyarakat dapat keluar dari kondisi yang mengkhawatirkan dan membahayakan keselamatan dampak longsor. “Saya harapkan masyarakat dapat dipindahkan ke rusun, untuk selanjutnya saya juga akan mengecek rusun yang punya Pemerintah Kota Bandung, kalau masih ada saya kira mereka harus secepatnya dipindahkan supaya mereka keluar dari situasi dan kondisi yang memprihatinkan,” ujar Oded.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu mengimbau kepada masyarakat Kota Bandung yang membangun rumah di bantaran kali untuk berhati-hati karena sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan dirinya. Pemerintah Kota Bandung sudah mengupayakan pemindahan seluruh masyarakat yang hidup di bantaran sungai.
“Saya dan Pak Wali Kota (Ridwan Kamil) sedang mengumpulkan data masyarakat yang hidup di bantaran sungai. Konsepnya seperti yang di Babakan Siliwangi sudah dipindahkan ke rusun Sadang Serang, begitu juga yang hidup di dekat rel kereta api Kiaracondong,” pungkas Oded. (koe)





