Sunday , 17 November 2019
Home » Politik » Wali Kota Bandung: Ketegasan Tak Harus dengan Amarah

Wali Kota Bandung: Ketegasan Tak Harus dengan Amarah

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat inspeksi pasukan dalam apel akbar untuk penyelenggaraan ketentraman ketertiban umum, di Plaza Balai Kota Bandung, Selasa (14/2). (humas pemkot bandung)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Di hadapan ratusan petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat saat melaksanakan apel masuk kerja dan gelar pasukan dalam rangka penyelenggaraan ketenteraman ketertiban umum, penegakan peraturan daerah, dan perlindungan masyarakat, di Plaza Balai Kota Bandung, Selasa (14/2), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menegaskan,  aparat keamanan sipil untuk berkomitmen  terhadap integritas kinerjanya. Hal itu semata-mata agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Bandung tetap terjaga.

Pria yang akrab disapa Emil ini meminta, aparatur penegak hukum bertindak tegas dalam menegakkan aturan. Baginya, kunci kesuksesan Satpol PP dan Satlinmas terletak pada jiwa dan sikap yang tegas kepada para pelanggar aturan. “Itulah mengapa Anda-Anda berseragam agar di dalamnya melekat rasa tanggung jawab kepada negara. Seragam ini simbol dari negara, maka negara hadir dalam penegakan aturan,” ucap Emil.

Ketegasan itu, sambung Emil, penting untuk mencegah terjadinya kekosongan dalam penegakan hukum. Jika hal itu terjadi, Emil memastikan, banyak pelanggar hukum akan melakukan tindakan negatif. “Ketegasan itu adalah sikap bukan volume suara, tidak harus ditunjukkan dengan amarah, diperlihatkan dalam diam tapi teguh dalam bersikap. Saya titip nilai-nilai itu ada yang harus dimiliki oleh Kepala Satpol PP,” tegas Emil.

Tahun ini, pemerintah kota menambah 350 personil Satpol PP dan Satlinmas guna melaksanakan penertiban umum. Jumlah tersebut menambah kekuatan eksisting Satpol PP. Saat ini personil Satpol PP sebanyak 378 orang. Selain itu, Satpol PP juga ditunjang 136 unit fasilitas prasarana yang terdiri dari truk, minibus, pick-up, double cabin, elf, sedan, motor Pamwal, motor trail, dan motor operasional petugas. (koe)